Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Orang Tua Murid di Pangandaran Was-was Ada Keracunan MBG: Program Ini Bagus, tapi Harus Dievaluasi

Kini sejumlah orang tua siswa di Kabupaten Pangandaran, merasa was-was dan ketakutan buntut kasus dugaan keracunan MBG.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nuryanti
zoom-in Orang Tua Murid di Pangandaran Was-was Ada Keracunan MBG: Program Ini Bagus, tapi Harus Dievaluasi
TribunBatam.id/ist
ILUSTRASI MENU MBG - Potret menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 016 Sagulung Batam, Jumat (26/9/2025). Kini sejumlah orang tua siswa di Kabupaten Pangandaran, merasa was-was dan ketakutan buntut kasus dugaan keracunan MBG. 

Sementara, tujuh dari delapan siswa kondisinya mulai membaik.

Mereka juga sudah dipulangkan ke rumah masing-masing.

Dari tujuh siswa, empat orang dinyatakan dalam kondisi membaik tak lama setelah kejadian.

Lalu, tiga siswa lain, kondisinya juga sudah dinyatakan membaik.

"Tidak ada tambahan korban. Anak yang dirawat di kita masih satu orang dan sekarang sudah tidak ada keluhan," kata Kepala Puskesmas Cigugur, Suharna, Kamis, dikutip dari TribunJabar.id.

Suharna menyebut, Aleksa kemungkinan bisa keluar dari puskesmas pada Kamis ini.

"Tapi, nanti kita tunggu hasil dari dokter," imbuhnya.

Sampel Muntah Diperiksa

Rekomendasi Untuk Anda

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pangandaran belum bisa memastikan penyebab dugaan keracunan dari delapan siswa itu.

Pihaknya baru mengambil sampel makanan dan sisa muntahan untuk diperiksa di laboratorium kesehatan daerah Kabupaten Pangandaran.

"Untuk dugaan sementara, sekarang ini belum bisa ditentukan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi kepada sejumlah wartawan di halaman Puskesmas Cigugur, Rabu (1/10/2025), masih dari TribunJabar.id.

Yadi menjelaskan, hasil laboratorium untuk mengidentifikasi jenis bakteri akan diketahui dalam waktu 1x24 jam.

Sementara, untuk jenis bakteri lainnya dapat memakan waktu hingga 3x24 jam. 

"Jadi kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari sisa makanan dan sisa muntah yang sudah dikirim ke laboratorium," paparnya.

Baca juga: Korban Keracunan MBG Terus Bertambah, BGN Tolak Moratorium

dugaan keracunan mbg di pangandaran
DUGAAN KERACUNAN - Suasana di UGD Puskesmas Cigugur Kabupaten Pangandaran ketika 8 siswa diduga mengalami keracunan setelah makan MBG, Rabu (1/10/2025).

Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Delapan siswa diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu MBG dari Satuan Pendidikan Pelaksana Gizi (SPPG) Yayasan Generasi Ilmu, Rabu.

Distribusi MBG di SPPG Yayasan Generasi Ilmu itu baru dimulai pada hari kejadian, dengan jumlah penerima mencapai 2.800 siswa.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas