Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Orang Tua Murid di Pangandaran Was-was Ada Keracunan MBG: Program Ini Bagus, tapi Harus Dievaluasi

Kini sejumlah orang tua siswa di Kabupaten Pangandaran, merasa was-was dan ketakutan buntut kasus dugaan keracunan MBG.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nuryanti
zoom-in Orang Tua Murid di Pangandaran Was-was Ada Keracunan MBG: Program Ini Bagus, tapi Harus Dievaluasi
TribunBatam.id/ist
ILUSTRASI MENU MBG - Potret menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 016 Sagulung Batam, Jumat (26/9/2025). Kini sejumlah orang tua siswa di Kabupaten Pangandaran, merasa was-was dan ketakutan buntut kasus dugaan keracunan MBG. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak delapan siswa Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Attarbiyah Leuwiliang, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sejumlah siswa merasakan gejala keracunan setelah menyantap menu MBG pada Rabu (1/10/2025) sekira pukul 08.30 WIB.

Menu MBG yang dikonsumsi yakni capcay, ayam kecap, tahu, jeruk, dan nasi.

Para korban yang diduga keracunan MBG itu langsung dilarikan ke Puskesmas Cigugur.

Kini, sejumlah orang tua siswa di Kabupaten Pangandaran, merasa was-was dan ketakutan buntut kasus dugaan keracunan MBG itu.

"Ya takut dan was-was lah, karena kejadian keracunan ini juga terjadi di kita."

"Saya kira cuman di daerah lain saja, ternyata sampai terjadi di kita kemarin," ungkap Mardiana (33), ibu yang kedua anaknya bersekolah di SD di Kalipucang, Kamis (2/10/2025), dilansir TribunJabar.id.

Rekomendasi Untuk Anda

Mardiana lantas berharap pemerintah turun tangan untuk mengevaluasi MBG yang diberikan pada murid sekolah itu.

"Program MBG ini memang bagus, tapi kalau ada kejadian seperti ini (keracunan), harus dievaluasi dapurnya. Agar ke depannya jangan sampai terjadi lagi," paparnya.

Hal senada disampaikan, Aningsih (44), ibu rumah tangga yang empat anaknya bersekolah di wilayah Kecamatan Padaherang, Pangandaran.

Aningsih mengaku takut anaknya mengalami kejadian tidak diinginkan setelah mengonsumsi MBG.

Baca juga: 123 Siswa SMAN 1 Kedungadem Bojonegoro Diduga Keracunan MBG, Ini Penjelasan Kepala Sekolah

"Makanya, dapur MBG itu harus benar-benar diawasi, jangan malah membuat racun untuk anak kita."

"Memang, hidangannya seperti yang higienis. Tapi, banyak kejadian di daerah lain yang mengalami keracunan. Kan aneh," jelasnya.

Satu Siswa Masih Dirawat

Tidak ada korban tambahan pada kasus keracunan di Pangandaran, Jawa Barat, Kamis (2/10/2025).

Saat ini hanya siswa bernama Aleksa (11) yang masih dirawat di Puskesmas Cigugur.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas