Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

5 Populer Regional: Anak Ferdy Sambo Selamatkan Remaja Hanyut - Siswa SD Akhiri Hidup 

Aksi heroik Tribrata Putra Sambo menyelamatkan remaja hanyut di Aceh. Kemudian tragedi meninggalnya siswa SD di NTT yang mendapat perhatian publik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Tiara Shelavie

"Korban katanya kepeleset lagi main," kata Danyon Taruna TK 3 Akademi Kepolisian (Akpol), AKBP Evon Fitrianto dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026).

Baca selengkapnya.

2. Dicap Pembohong, Anak Penjual Es Gabus Minta Maaf, Sebut Ayahnya Alami Gangguan Kejiwaan Pascatrauma

VIRAL DI MEDIA SOSIAL - Seorang pedagang es gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, diintimidasi dua pria berseragam TNI dan polisi karena dituduh menjual es berbahan spons cuci piring. Kejadian ini bermula dari laporan seorang warga Kemayoran bernama Arief Fadillah, Sabtu (24/1/2026). Arief menuduh pedagang bernama Suderajat itu menjual es gabus berbahan spons cuci piring.
VIRAL DI MEDIA SOSIAL - Seorang pedagang es gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, diintimidasi dua pria berseragam TNI dan polisi karena dituduh menjual es berbahan spons cuci piring. Kejadian ini bermula dari laporan seorang warga Kemayoran bernama Arief Fadillah, Sabtu (24/1/2026). Arief menuduh pedagang bernama Suderajat itu menjual es gabus berbahan spons cuci piring. (HO/IST/X/@iPopBase)

Polemik yang menyeret Suderajat (49), pedagang es gabus asal Kecamatan Bojonggede, Bogor, Jawa Barat, berkembang menjadi perhatian nasional.

Tak hanya viral di media sosial, tapi juga menyangkut cara publik memandang kejujuran, kemiskinan, dan kesehatan mental warga kecil.

Suderajat sempat dicap pembohong saat diwawancarai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Cap pembohong tersebut keluar setelah Suderajat memberikan keterangan yang tidak konsisten saat diwawancarai.

Misalnya seperti ia mengaku tinggal di kontrakan, padahal punya rumah pribadi.

Rekomendasi Untuk Anda

Akhirnya, keluarga Suderajat pun angkat bicara meluruskan tuduhan tersebut.

Anak Suderajat, Andi, menegaskan bahwa pernyataan ayahnya yang dinilai tidak konsisten bukanlah bentuk penipuan.

Ia menuturkan, ayahnya saat ini alami gangguan kejiwaan pascatrauma yang memengaruhi kemampuan komunikasinya.

"Kami mewakili bapak, kami mohon maaf sebesar-besarnya,"

"Terima kasih kepada seluruh donatur yang sudah menyisihkan rezeki untuk bapak saya. Semoga Allah membalas kebaikan, saya hanya bisa berdoa," kata Andi.

Mengutip TribunJakarta.com, diagnosis tersebut didasarkan pada tinjauan awal pihak Kecamatan Bojonggede.

Baca selengkapnya.

3. Oknum Perwira di Polda Sumut Disebut Perintahkan Bawahan Jual Sabu, Ini Identitasnya

ILUSTRASI SABU - Ajun inspektur dua (Aida) Erina Sitapura mengaku disuruh atasannya berpangkat inspektur dua (Ipda) berinisial JN menjual narkoba jenis sabu
ILUSTRASI SABU - Ajun inspektur dua (Aida) Erina Sitapura mengaku disuruh atasannya berpangkat inspektur dua (Ipda) berinisial JN menjual narkoba jenis sabu (Istimewa)

Ajun inspektur dua (Aipda) Erina Sitapura mengaku disuruh atasannya berpangkat inspektur dua (Ipda) berinisial JN menjual narkoba jenis sabu.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas