Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pembantaian di Papua

5 Fakta Terbaru KKB Papua, Egianus Kogeya Pelanggar HAM Berat hingga Bersandiwara jadi Korban

Berikut 5 fakta terbaru KKB di Papua, Egianus Kogeya adalah pelanggar HAM berat dan bersandiwara seolah-olah jadi korban.

5 Fakta Terbaru KKB Papua, Egianus Kogeya Pelanggar HAM Berat hingga Bersandiwara jadi Korban
Facebook/ @TPNBP
Berikut 5 fakta terbaru KKB di Papua, Egianus Kogeya adalah pelanggar HAM berat dan bersandiwara seolah-olah jadi korban. 

TRIBUNNEWS.COM - Fakta terbaru Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang melakukan pembantaian pada pekerja di Kabupaten Nduga.

Egianus Kagoye adalah pemimpin KKB di Kabupaten Nduga, Papua sekaligus buronan atas kasus pelanggaran berat HAM.

Baca: Wiranto: Tidak Akan Ada Proses Negosiasi Antara Indonesia dengan KKB Papua Pimpinan Egianus Kogoya

Sebagaimana diketahui, telah terjadi pembantain 20 pekerja PT Istaka Karya dan prajurit TNI di Kabupaten Nduga, Papua pada Minggu (2/12/2018).

Para korban terdiri dari 19 pekerja proyek Trans Papua, tepatnya jembatan Kali Yigi-Kali Aurak dan seorang personel TNI.

Selain fakta di atas berikut tribunnews merangkum fakta-fakta terbaru terkait KKB:

1. Isi tiga permintaan KKB

Akun Facebook Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengunggah postingan baru.

Kali ini Pimpinan KODAP III Ndugama Egianus Kogeya memberikan pernyataan mengenai kemauannya.

Mengutip dari grid.id, dalam video pernyataan itu, Egianus juga tidak meminta uang, bangunan, pemekaran kabupaten dan pembangunan jalan, tapi minta dilepas oleh NKRI.

"Saya minta pengakuan dilepas oleh NKRI, dipisah oleh NKR, Papua harus merdeka," papar Egianus Kagoye.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Umar Agus W
Editor: sri juliati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pembantaian di Papua

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas