Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Fakta Terbaru Buni Yani Dieksekusi, Diminta Bersikap Jantan hingga Menyebut Tak akan Kabur

Fakta terbaru Buni Yani dieksekusi, diminta bersikap jantan hingga menyebut tak akan kabur.

Fakta Terbaru Buni Yani Dieksekusi, Diminta Bersikap Jantan hingga Menyebut Tak akan Kabur
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Fakta terbaru Buni Yani dieksekusi, diminta bersikap jantan hingga menyebut tak akan kabur. 

Fakta terbaru Buni Yani dieksekusi, diminta bersikap jantan hingga menyebut tak akan kabur.

TRIBUNNEWS.COM - Jumat (1/2/2019) hari ini, Buni Yani rencananya akan dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri Depok.

Seperti yang telah diketahui, Buni Yani sebelumnya divonis 1,5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Bandung terkait kasus penyebaran video pidato Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama (BTP).

Kasus yang menjerat Buni Yani bermula saat ia mengunggah potongan video Ahok berdurasi 30 detik pada 6 Oktober 2016.

Saat itu Ahok sendiri masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Baca: Jubir MA: Putusan MA Sudah Jelas Menyatakan Menolak Kasasi yang Diajukan Buni Yani

Karena hal tersebut, Buni Yani terbukti bersalah telah melanggar Pasal 32 Undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Dirangkum Tribunnews dari berbagai sumber, berikut fakta terbaru eksekusi Buni Yani.

1. Buni Yani Diminta Bersikap Jantan

Direktur Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Aria Bima meminta Buni Yani untuk bersikap jantan dalam menghadapi eksekusi yang dijatuhkan Kejaksaan Negeri Depok.

Dilansir Kompas.com, Aria menilai hukuman 1,5 tahun penjara harus dijalani sebagai bentuk pertanggungjawaban Buni Yani atas perbuatannya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas