Sampaikan Pandangan Tentang LGBT, Maia Estianty: Kita Tak Bisa Menghakimi
Maia Estianty mengaku pernah punya asisten yang berlatar belakang LGBT. Ia sempat memberi nasihat kepada asistennya itu.
Penulis: M Alivio Mubarak Junior
Editor: Willem Jonata
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mohammad Alivio
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maia Estianty mengungkapkan pendapatnya lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau LGBT.
Contoh terdekatnya, apabila anak-anaknya ada yang LGBT, sebagai orangtua, tentu Maia Estianty akan memberi nasihat.
Namun walaupun segala upaya yang ia lakukan tak membuahkan hasil, Maia mengaku hanya bisa pasrah.
"Kasih tau bahwa itu salah. Tapi ya sudah (kalau tidak bisa dinasihati) mau bilang apa," kata Maia saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Nindy Ayunda, dikutip pada Rabu (18/8/2021).
Baca juga: Maia Estianty Flashback Saat Mengantar El Rumi Kuliah Pertama Kali: Bukan Sedih, Tapi Nangis
Baca juga: Tak Peduli Surga atau Neraka, Maia Estianty: Terpenting Bersama Tuhanku
Menurut Maia, seseorang yang mempunyai hasrat seksual LGBT, itu dipengaruhi beberapa faktor.
"Kalau dia LGBT-nya cacat gen, cacat DNA, kita mau bilang apa. Itu ujian kita untuk punya anak seperti itu," jelas istri Irwan Mussry ini.
"Kita kan tahu ini anak dari kecilnya seperti apa. Kalau emang dari kecilnya dia sudah seperti itu, berarti kan dia cacat DNA. Hal yang bisa kita lakukan adalah menerima," tambahnya.
Baca juga: Akui Kini Sudah Pensiun dari Dunia Musik, Maia Estianty: Sekarang YouTuber
Kendati demikian, Maia menjelaskan bahwa tindakan LGBT adalah hal yang dibenci Tuhan Yang Maha Esa.
Mengenai ini, Maia juga berbagi cerita bahwa ia pernah mempunyai asisten yang memiliki hasrat seksual LGBT.
Kala itu, dirinya hanya bisa menasihati sang asisten untuk tidak berbuat hal yang keji.
"Bahkan aku dulu pernah punya asisten yang, mohon maaf ya, banci," cerita Maia.
"Aku cuma bilang gini 'Kamu punya kelainan kamu banci. Tapi bisa nggak kamu sekarang fokus ke arah Tuhan aja. Aku tidak bisa mengubah kamu untuk menyukai perempuan. Kamu punya kelemahan cacatmu di situ. Tapi jangan kau tambahin keburukan-keburukan yang lain," ujarnya lagi.
Selain itu, ibunda Al, El, Dul ini meminta kepada para penonton untuk memandang LGBT sebagai sebuah kelainan tanpa menghakimi.
"Kamu jangan asal judge orang lain. Coba bayangkan kamu sebagai orangtua dan kamu punya anak LGBT. Gimana rasanya dan gimana caranya menghadapi," ungkapnya.
"Anggap aja mereka punya kelainan seperti penyakit, mohon maaf, misalnya autis," pungkas Maia.