Ruben Onsu Kurban Sapi Jumbo di Momen Idul Adha, Percaya Jadi Penyelamat di Akhirat
Ruben Onsu berpesan kepada pihak panitia agar distribusi daging kurban diperketat, sehingga benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan.
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Ruben Onsu sudah membeli hewan kurban dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447
- Bagi ayah tiga anak ini, berkurban bukan sekadar rutinitas tahunan biasa. Ia mempercayai hewan yang dikurbankan dengan tulus kelak akan menjadi penyelamat dan pendamping di kehidupan setelah kematian
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menyambut hari raya Idul Adha 1447 H yang diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2026, Ruben Onsu memastikan diri untuk menunaikan ibadah kurban.
Mantan suami Sarwendah ini telah menyiapkan seekor sapi jumbo seberat 1 ton dengan corak warna hitam dan putih.
Untuk memastikan kualitasnya, Ruben bahkan turun langsung ke lapangan guna memilih hewan tersebut tanpa perantara orang lain.
"Pertama lewat video, foto, terus suka, turun langsung, kita datang ngeliat fisiknya aslinya, terus lihat beberapa pilihan jadi aku tentuin pilihan," kata Ruben Onsu di kawasan Bekasi, baru-baru ini.
Baca juga: Ayu Ting Ting Gandengan dengan Kevin Gusnadi, Ruben Onsu Ungkap Sahabatnya Belum Pikirkan Nikah
Menariknya, Ruben ternyata memiliki kriteria yang cukup unik dan sangat spesifik saat menyeleksi calon hewan kurbannya.
Ia mengaku tidak hanya menjadikan bobot atau ukuran tubuh sapi sebagai patokan utama, melainkan juga memperhatikan gestur dan perilaku emosional sang hewan ketika berinteraksi secara personal dengannya.
"Saya pilih yang ketika saya dekati, ya dia nunduk, dia nurut. Nggak yang bergeser. Kan ada yang kayak gitu, kan. Kalau ini yang ketika kita pegang kepalanya, ya dia nunduk dan nurut," tuturnya.
Bagi ayah tiga anak ini, berkurban bukan sekadar rutinitas tahunan biasa.
Ruben memandang ibadah ini memiliki esensi spiritual yang sangat mendalam.
Ia mempercayai hewan yang dikurbankan dengan tulus kelak akan menjadi penyelamat dan pendamping di kehidupan setelah kematian.
"Karena itu adalah salah satu yang akan mendampingi kita nanti, ya, menjadi kendaraan kita nanti. Kalau aku sih gitu doang. Jadi ketika dia lakukan itu (nunduk), ya udah saya langsung, 'Iya, ini aja'," lanjut Ruben.
Ruben Akan Pantau Penyaluran Daging
Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini Ruben memutuskan untuk memusatkan ibadah kurbannya di satu lokasi saja.
Ia pun memberikan pesan mendalam kepada pihak panitia agar proses distribusi daging kurban diperketat, sehingga benar-benar menjangkau warga yang paling membutuhkan.
"Makanya saya bilang mudah-mudahan tepat sasaran, saya juga bilang ke panitia harus diseleksi banget ya nggak boleh asal-asalan karena banyak yang membutuhkan," ujar Ruben.