Superskor

Liga Italia

Konsistensi Ibrahimovic untuk AC Milan, Kalahkan Totti, Samai Maldini, Pujian Pioli dan Rebic

Zlatan Ibrahimovic, konsistensi di usia 40 tahun untuk AC Milan, samai Maldini dan Zanetti, kalahkan Totti, pujian Stefano Pioli dan Ante Rebic

Penulis: Gigih
Konsistensi Ibrahimovic untuk AC Milan, Kalahkan Totti, Samai Maldini, Pujian Pioli dan Rebic
MIGUEL MEDINA / AFP
Penyerang Swedia AC Milan Zlatan Ibrahimovic mendongak selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AC Milan dan Benevento di Stadion San Siro di Milan pada 1 Mei 2021/Zlatan Ibrahimovic, konsistensi di usia 40 tahun untuk AC Milan, samai Maldini dan Zanetti, kalahkan Totti, pujian Stefano Pioli dan Ante Rebic MIGUEL MEDINA / AFP 

Ibrahimovic tidak lagi muda, tepat 40 tahun usianya pada 3 September, namun dampaknya masih sangat besar untuk AC Milan.

Sebagai perbandingan, Wayne Rooney lebih muda 4 tahun dari Ibrahimovic, setahun lebih tua dari Mikel Arteta dan memiliki usia yang sama dengan Michael Essien.

Berbeda dengan deretan pemain seusianya, di mana akan ada perubahan peran, Ibrahimovic, masih menjadi pemain utama untuk AC Milan.

Francesco Totti lebih banyak diturunkan AS Roma sebagai pemain pengganti dibandingkan pilihan utama ketika memasuki usia 40 tahun.

Ryan Giggs bahkan hanya mencatatkan 4 laga sebagai starter di Liga Inggris untuk Manchester United di usia yang sama.

Mungkin performa Ibrahimovic hanya bisa disamai oleh Paolo Maldini dan Javier Zanetti yang mencatatkan 30 laga lebih di usia 40 tahun.

Penyerang Swedia AC Milan Zlatan Ibrahimovic (kiri) menembak tepat sasaran di depan gelandang Prancis Juventus Adrien Rabiot selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus vs AC Milan pada 09 Mei 2021 di stadion Juventus di Turin.
Penyerang Swedia AC Milan Zlatan Ibrahimovic (kiri) menembak tepat sasaran di depan gelandang Prancis Juventus Adrien Rabiot selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus vs AC Milan pada 09 Mei 2021 di stadion Juventus di Turin. (ISABELLA BONOTTO / AFP)

Baca juga: Zlatan Ibrahimovic: Lebih Tajam di Usia Senja, Pembawa Berkah untuk AC Milan

Baca juga: Hasil Liga Italia - Isyarat AC Milan Raih Scudetto Usai Bungkam Atalanta, Tonali: Tujuan Utama Kami

Tetapi, rekor ibrahimovic lebih mentereng, berbeda dengan semua pemain di atas, di mana mereka hanya memperkuat satu tim sepanjang karirnya (kecuali Zanetti yang hanya 19 musim di Inter Milan) Ibra berpindah-pindah klub, tetapi tetap menjadi pilihan utama.

Yang lebih menarik, Ibrahimovic datang ke AC Milan setelah cidera lutut yang menghambat karirnya di Manchester United, tetapi tetap menjadi pilihan utama di bawah skema Stefano Pioli.

Ibrahimovic tidak hanya memberi dampak secara taktik, tetapi juga secara mentalitas untuk AC Milan secara keseluruhan.

Datang di bagian kedua karirnya bersama AC Milan pada Desember 2019, sejatinya Ibra, bukanlah pilihan utama.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Inter Milan
22
16
5
1
53
17
36
53
2
Napoli
23
15
4
4
43
16
27
49
3
AC Milan
23
15
4
4
47
25
22
49
4
Atalanta
22
12
7
3
44
26
18
43
5
Juventus
23
12
6
5
34
21
13
42
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas