Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Narsis Bersama Hewan Langka Membahayakan

Fenomena narsis dalam bentuk pamer foto satwa langka yang disiksa kini menjadi tren di media sosial.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Narsis Bersama Hewan Langka Membahayakan
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Seorang pria bernama Yusup Supriadi (23) ditangkap Bareskrim Polri karena menjual hewan langka dan dilindungi yaitu elang dan kucing hutan. 

 Prioritas

Pada Juli 2015, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah mengeluarkan resolusi yang menyetarakan kejahatan terhadap satwa liar dengan narkoba dan perdagangan manusia.

Artinya, kejahatan terhadap satwa liar kini harus menjadi prioritas setiap negara di dunia.

Pada 2009, Kementerian Kehutanan menyebut angka Rp 9 triliun kerugian yang diderita negara per tahun akibat perdagangan ilegal satwa liar.

Saat menjadi calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK)  pun secara tegas mencantumkan komitmennya untuk melindungi flora dan fauna Indonesia yang terancam punah dalam visi misinya.

Kini, sudah sepatutnya kita menagih komitmen Pemerintahan Jokowi-JK untuk memberantas perdagangan ilegal satwa liar, terutama spesies yang dilindungi dan terancam punah. Tentunya, itu bukan dengan cara membelinya di pasar kemudian melepaskannya kembali ke alam liar.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 3/3

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas