Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Refleksi Setahun Perjalanan Implementasi Dana Desa

Kebijakan dana desa telah banyak menuai kontroversi dari pengamat kebijakan publik, politikus, hingga akademisi, baik dalam bentuk tulisan maupun lisa

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Refleksi Setahun Perjalanan Implementasi Dana Desa
ISTIMEWA
Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi, Marwan Jafar didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Anwar Sanusi dan Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Erani Yustika, melakukan press conference tentang mekanisme penyaluran dana desa. 

Sektor basis ini dapat berupa sektor primer, sekunder, dan tersier.

Sebagian besar perdesaan di Indonesia masih memanfaatkan sektor primer, berupa pertanian, untuk menggerakkan perekonomiannya.

Namun, untuk menambah nilai produksi, pemerintah desa harus mengupayakan inovasi untuk menggerakkan kegiatan perekonomian lainnya di sektor sekunder berupa industri pengolahan pertanian dan sektor tersier berupa jasa berbasis agro industri.

Ketersediaan kapasitas pembangunan perdesaan berupa infrastruktur dasar dan ekonomi lokal yang terbangun, diharapkan dapat mendatangkan investasi ke perdesaan yang nantinya akan semakin membangkitkan perekonomian perdesaan dan mengakibatkan  penyerapan tenaga kerja yang tinggi.

Hal tersebut dapat menjadi sebuah solusi dari permasalahan-permasalahan dalam konstelasi perdesaan.

Selain itu, perlu diperhatikan bahwa penyiapan kapasitas sumber daya manusia lokal perdesaan juga sebuah urgensi guna meningkatkan nilai tambah dan pembangunan perdesaan yang berkelanjutan.

Masyarakat desa sebagai objek dan aktor pembangunan perdesaan harus mempunyai kontrol dan peran yang lebih besar.

Rekomendasi Untuk Anda

Peningkatan kapasitas SDM lokal dapat melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kewirausahaan penduduk lokal.

Aktor lokal harus mampu menjadi aktor utama dalam pembangunan perdesaan, jangan sampai malah terpinggirkan dan hanya menjadi penonton.

Berbicara mengenai pembangunan yang berkelanjutan, tidak dapat dihindarkan dari tiga komponen utama yang harus diperhatikan dalam keberlanjutan, yakni integrasi ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Sebagian besar perdesaan di Indonesia masih bergantung pada eksploitasi sumber daya alam sebagai basis ekonomi wilayahnya.

Oleh karena itu, aspek lingkungan yang mayoritas masih kurang mendapat perhatian harus segera ditindak lanjuti dengan kebijakan dan strategi untuk mengatasi degradasi lingkungan yang mungkin terjadi.

Menilik pada beberapa faktor diatas, dana desa merupakan sebuah peluang yang sangat besar untuk pembangunan dan pengembangan kawasan perdesaan.

Peluang tersebut diharapkan dapat ditangkap dan dimanfaatkan oleh pemerintah/perangkat desa dan jajaran pemangku kepentingan desa lainnya dengan baik.

Selain itu, dibutuhkan partisipasi masyarakat desa untuk menyongsong penghidupan perdesaan yang lebih baik.

Halaman 3/4

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas