Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Tujuh Tahun Pelembagaan Kode Etik Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu

Mindset indikator keberhasilan DKPP adalah ke arah efektifitas putusan DKPP dan kepuasan pencari keadilan pemilu (justice seeker) bukan kuantitas perk

Tujuh Tahun Pelembagaan Kode Etik Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
ISTIMEWA/DOKUMENTASI
Mohammad Saihu

Oleh: Mohammad Saihu *)

"In civilized life, law floats in a sea of ethics"

 Earl Warren, Ketua MA USA (1953-1969)

TRIBUNNEWS.COM - Awalnya etika dipahami sebagai urusan pribadi (private) dan lebih banyak dimaknai dalam ajaran keagamaan. Sifatnya yang dipahami sebagai urusan pribadi  mengakibatkan etika lepas dari dimensi-dimensi lain (hukum, ekonomi, politik dan budaya).

Sementara dalam menata relasi dan interaksi antar manusia, hukum positif berlaku untuk menyelesaikan pelbagai persoalan dan penegakan keadilan.

Berlakulah istilah sanksi pemenjaraan.

Masalahnya, hipotesa bahwa penghukuman penjara efektif memberangus kejahatan justru banyak melahirkan kriminalitas baru dan  penjara pun menjelma menjadi school of criminal (sekolah kejahatan) karena prinsip penghukumannya berorientasi pembalasan (retributive justice).

Di Indonesia, penjara berubah nama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dengan orientasi pemulihan (restorative justice).

Masalahnya, hanya nama yang berubah, karena kultur sisa-sisa kepenjaraan masa lalu tetap berlangsung dan justru bertambah pada praktik pemerasan. 

Lapas mulai banyak dihuni para pengusaha besar, mantan politisi, dan mantan penguasa yang bergelimang harta.

Akibatnya, aroma  “diskriminasi” terjadi antara penghuni Lapas kaya dan miskin. Fasilitas yang over crowded justru menimbulkan  black market (pasar gelap) dan terjadilah “jual beli keistimewaan dan kesempatan”.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas