Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Bukan Perang Nuklir Tapi Pemanasan Global

Perubahan iklim telah mendorong peningkatan kebakaran hutan yang signifikan di negara itu selama 30 tahun terakhir.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Bukan Perang Nuklir Tapi Pemanasan Global
Ist
Agung Wibowo, Mahasiswa Master Universitas Multimedia Nusantara 

Hal lain yang memiliki dampak serius adalah dampak ekonomi perubahan iklim.

Bencana akibat iklim yang ekstrem akan membuat ekonomi mengalami stagflasi, resesi, bahkan kegalalan ekonomi. Ada 7 milyar orang di muka bumi ini.

Jika PBB mengatakan dampak perubahan iklim dapat merusak 11% kelangsungan hidup manusia, coba hitung berapa banyak?, jika ini terus di biarkan berapa juta orang lagi yang terdampak.

Anda lihat dampak dari perubahan iklim? Saya bahkan tidak tahu sampai saat ini sisa karbon dan oksigen untuk anak cucu saya di kemudian hari bagaimana?

Apa yang akan terjadi di eropa, asia, afrika, dan indonesia? yang saya ketahui hanya satu. Perubahan iklim itu pasti.

Rawannya perang nuklir, antara Ukraina+NATO (hemat saya) dengan Rusia tentu harus kita takuti. Perang ini harus segera di selesaikan.

Itu sudah kewajiban bersama kita di muka bumi. Kedamaian dunia adalah hak segala bangsa. Tetapi jangan lupa, perang nuklir yang tinggal se-senti lagi mungkin terjadi. Namun saya ingatkan itu bisa di hentikan.

Rekomendasi Untuk Anda

Perang Nuklir dampaknya tidak akan se-interdependen dari dampak yang di timbulkan oleh perubahan iklim.

Perang nuklir justru mempercepat secara ekstrem perubahan iklim itu sendiri.

Jadi mana lebih berbahaya? perang nuklir atau perubahan iklim?

Hemat saya, keduanya berbahaya tetapi perubahan iklim lebih besar possibilitasnya untuk menghancurkan peradapan jika kita tidak mawas diri.

Halaman 3/3

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas