2) Kereta Api Ekonomi Jarak Sedang dengan 9 Lintas pelayanan dan 24 frekuensi per hari dan jumlah tempat duduk 1 tahun 4.044.150 tempt duduk;
3) Kereta Api Ekonomi Jarak Dekat atau Lokal dengan 27 Lintas pelayanan dan 90 frekuensi per hari dan jumlah tempat duduk 1 tahun 22.463.450 tempat duduk;
4) Kereta Rel Diesel (KRD) Ekonomi dengan 10 Lintas pelayanan dan 34 frekuensi per hari dan jumlah tempat duduk 1 tahun 4.620.520 tempat duduk;
5) Untuk tahun 2014, pemerintah memberikan subsidi pada KA Prameks (Solobalapan – Kutoarjo), KA Prameks (Solobalapan – Yogyakarta), KA Sriwedari AC (Yogyakarta – Solobalapan), KA Sriwedari Non-AC (Solobalapan – Yogyakarta), KA Sriwedari Non-AC (Solobalapan – Kutoarjo), dan KA Kertalaya (Kertapati – Indralaya);
6) Kereta Api Ekonomi Lebaran dengan 7 Lintas pelayanan dan 14 frekuensi per hari dan jumlah tempat duduk 1 tahun 186.432 tempat duduk;
7) dan Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek dengan 13 Lintas pelayanan dan 561 frekuensi per hari dan jumlah tempat duduk 1 tahun 300.282.696 tempat duduk. Untuk subsidi PSO KRL Jabodetabek sama dengan tahun 2013 yaitu 5 (lima) stasiun pertama diberikan PSO sebesar Rp 1.000,00 dan setiap 3 (tiga) stasiun berikutnya diberikan PSO sebesar Rp 500,00.