News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Iran Izinkan Beberapa Bisnis di Teheran Dibuka Kembali

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi peta penyebaran Covid-19 - Simak update corona di dunia per 16 April 2020, angka kematian di Indonesia tertinggi di wilayah Asia Tenggara.

Pada Jumat (17/4/2020), para hali hak asasi manusia (HAM) PBB meminta Iran membebaskan tahanna politik yang rentan terhadap infeksi virus corona di fasilitas tahanan negara tersebut.

Sementara ini, Iran sudah membebaskan 100.000 tahanan, tetapi masih menahan banyak terpidana atas tuduhan keamanan, termasuk beberapa warga negara ganda.

Kelompok-kelompok HAM mengatakan, banyak dari warga dua negara itu adalah tahanan politik atau ditahan sebagai negosiasi di masa depan.

"Kami menyadari situasi darurat Iran dan masalah-masalah yang dihadapi dalam memerangi pandemi," kata ahli PBB.

"Termasuk melaporkan akses pasokan medis karena sanksi," tambahnya.

"Beberapa beresiko tinggi terhadap Covid-19, karena usia mereka atau kondisi kesehatan yang mendasari," terangnya.

"Kami meminta pihak berwenang untuk segera membebaskan mereka," tegasnya.

Baca: PSBB di Tangerang Raya, Komnas HAM Rekomendasikan Perlindungan Bagi PNS, TNI, Polri, dan Relawan

Baca: Komnas HAM: Napi Korupsi Cukup Dibatasi Jarak di Dalam Tahanan

Virus Corona

Virus yang sampai saat ini belum ada vaksinnya itu menyebankan gejala yang mirip flu ringan hingga sedang pada kebanyakan pasien.

Sebagian pasien pulih dalam beberapa minggu setelah mengalami beberapa gejala Covid-19.

Namun, virus ini sangat mudah menular dan menyebabkan penyakit parah hingga kematian.

Terutama, pasien yang berada pada usia rentan atau memiliki masalah kesehatan yang mendasari.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini