Ia telah berjanji untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir 2015 dan meringankan sanksi terhadap negara tersebut.
Selain mencalonkan Araghchi, Pezeshkian juga mencalonkan Farzaneh Sadegh, yang menjadi wanita Iran kedua yang memegang jabatan menteri sejak republik Islam itu berdiri pada tahun 1979.
Sadegh akan mengepalai Kementerian Jalan Raya dan Pembangunan Perkotaan Iran.
(Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan