News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.272: Ukraina dan Rusia Ributkan Jaminan Keamanan, Perang Berakhir?

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

VLADIMIR PUTIN - Foto ini diambil dari laman Presiden Rusia pada Rabu (6/8/2025), memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin (tengah) berdiri di antara pada prajurit di upacara peletakan karangan bunga di Makam Prajurit Tak Dikenal di Moskow pada 22 Juni 2025. Ukraina dan Rusia Ributkan Jaminan Keamanan, Pertanda Berdamai?

Sementara itu, Rusia tidak pernah diserbu oleh negara lain sejak Perang Dunia II.

Eropa Tolak Rencana Trump

Para pemimpin kelas berat Eropa bergabung dengan Volodymyr Zelensky di Gedung Putih.

Mereka bertemu dengan Donald Trump dalam upaya menolak rencana yang didukung AS.

Rencana itu memungkinkan Rusia untuk mengambil lebih banyak wilayah Ukraina.

Mereka diharapkan untuk menentang rencana pertukaran tanah yang memberi imbalan pada agresi Rusia.

Delegasi tersebut mencari kejelasan tentang jaminan keamanan yang bersedia ditawarkan AS.

Delegasi itu termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Friedrich Merz, dan PM Inggris Keir Starmer.

Hadir pula PM Italia Giorgia Meloni, Sekjen NATO Mark Rutte, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, dan Presiden Finlandia Alexander Stubb.

AS Abaikan Keluhan Rusia

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menanggapi keluhan Rusia tentang "akar penyebab" perang.

Ia menyinggung "keluhan historis panjang" Rusia dalam wawancara dengan CBS.

Rubio menyatakan AS tidak akan fokus pada semua hal itu.

Menurutnya, fokus utama adalah apakah Rusia akan berhenti berperang atau tidak.

Pihaknya juga akan fokus pada apa yang diperlukan untuk menghentikan pertempuran.

Baca juga: Makna Senyuman Vladimir Putin di Alaska, Benarkah Trump dan AS Tikam Ukraina dari Belakang? 

Serangan Rusia Berlanjut

Serangan Rusia terhadap Ukraina berlanjut hingga Minggu malam.

"Sebuah serangan rudal di kota Kharkiv melukai 11 orang," kata Wali Kota Kharkiv.

Sebuah serangan bom terarah di sebuah komunitas di Oblast Sumy menyebabkan seorang wanita terluka.

Fasilitas sipil juga rusak dalam serangkaian serangan.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini