Tuduhan ini semakin memperuncing hubungan Saudi–UEA, yang sebelumnya menjadi sekutu utama dalam perang melawan kelompok Houthi.
Analis Al Jazeera, Hashem Ahelbarra, menilai kemungkinan pembubaran STC sebagai perkembangan politik penting, meski tidak mengejutkan.
Baca juga: Aidarous Al-Zubaidi Dipecat dari PLC Yaman Setelah Khianati Koalisi Arab
Ia menyebut ekspansi militer STC ke wilayah kaya minyak seperti Hadramout dan al-Mahra sebagai kesalahan strategis besar yang memicu respons keras Saudi.
STC didirikan pada April 2017 sebagai payung kelompok-kelompok yang memperjuangkan kembalinya Yaman selatan sebagai negara merdeka, seperti sebelum penyatuan Yaman pada 1990.
Kini, masa depan STC berada dalam ketidakpastian di tengah tekanan regional dan konflik internal yang kian terbuka.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan