"Iran belum mengkonfirmasi siapa pejabat tinggi yang dikirim ke meja diplomasi," demikian media Iran Tasnim News melaporkan.
PM Inggris: Harus dipertahankan
Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer mengatakan bahwa masih ada "banyak pekerjaan yang harus dilakukan" untuk mempertahankan gencatan senjata selama dua minggu antara Iran dan AS serta untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Perdana Menteri tiba di Arab Saudi sebagai bagian dari kunjungan ke sekutu-sekutu Teluk untuk membahas upaya diplomatik dalam mendukung dan menegakkan perjanjian tersebut.
Dia mengatakan bahwa pembukaan kembali sepenuhnya jalur pelayaran vital Selat Hormuz untuk memulihkan pasokan minyak dan gas akan membantu "menstabilkan" harga energi di Inggris.
Sir Keir mengatakan ada rasa "lega" setelah gencatan senjata tetapi dia mengakui bahwa ini masih "awal".
Iran Ingatkan Israel Jangan Langgar Gencatan Senjata
"Iran ingatkan rezim Israel agar tidak melanggar gencatan senjata yang rapuh dan sementara," demikian peringatan seorang pejabat keamanan senior dalam wawancara eksklusif dengan Press TV pada Rabu (8/4/2026).
Pejabat tersebut mengatakan bahwa seluruh dunia saat ini menyaksikan apa yang sedang terjadi di Timur Tengah.
Menurut pejabat tersebut, Israel sebenarnya melanggar gencatan senjata sekaligus melakukan agresi terhadap Lebanon.
Ia selanjutnya memperingatkan bahwa jika gencatan senjata gagal, rezim Zionis akan sepenuhnya bertanggung jawab, dan bersumpah bahwa Iran "akan menghukum agresor."
Pejabat itu juga memperingatkan pembukaan kembali Selat Hormuz secara terkendali akan segera berakhir jika pelanggaran terus berlanjut.
Sumber: CNN/BBC/Press TV
Baca tanpa iklan