News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Gencatan Senjata Rapuh Seumur Jagung, Perang AS Vs Iran Bisa Berlanjut

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah warga Iran turun ke jalanan menggelar aksi demo beberapa waktu lalu.

"Iran belum mengkonfirmasi siapa pejabat tinggi yang dikirim ke meja diplomasi," demikian media Iran Tasnim News melaporkan.

PERDANA MENTERI PAKISTAN - Gambar diambil dari Facebook Shehbaz Sharif, Kamis (9/4/2026) memperlihatkan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dalam unggahan pada 27 Maret 2026. Pada 8 April 2026, AS-Israel dan Iran saling tuduh adanya pelanggaran gencatan senjata. Pakistan memberi peringatan kepada semua pihak agar menahan diri. (Facebook Shehbaz Sharif)

PM Inggris: Harus dipertahankan

Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer mengatakan bahwa masih ada "banyak pekerjaan yang harus dilakukan" untuk mempertahankan gencatan senjata selama dua minggu antara Iran dan AS serta untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Perdana Menteri tiba di Arab Saudi sebagai bagian dari kunjungan ke sekutu-sekutu Teluk untuk membahas upaya diplomatik dalam mendukung dan menegakkan perjanjian tersebut.

Dia mengatakan bahwa pembukaan kembali sepenuhnya jalur pelayaran vital Selat Hormuz untuk memulihkan pasokan minyak dan gas akan membantu "menstabilkan" harga energi di Inggris.

Sir Keir mengatakan ada rasa "lega" setelah gencatan senjata tetapi dia mengakui bahwa ini masih "awal".

Iran Ingatkan Israel Jangan Langgar Gencatan Senjata

"Iran ingatkan rezim Israel agar tidak melanggar gencatan senjata yang rapuh dan sementara," demikian peringatan seorang pejabat keamanan senior dalam wawancara eksklusif dengan Press TV pada Rabu (8/4/2026).

Pejabat tersebut mengatakan bahwa seluruh dunia saat ini menyaksikan apa yang sedang terjadi di Timur Tengah.

Menurut pejabat tersebut, Israel sebenarnya melanggar gencatan senjata sekaligus melakukan agresi terhadap Lebanon.

Ia selanjutnya memperingatkan bahwa jika gencatan senjata gagal, rezim Zionis akan sepenuhnya bertanggung jawab, dan bersumpah bahwa Iran "akan menghukum agresor."

Pejabat itu juga memperingatkan pembukaan kembali Selat Hormuz secara terkendali akan segera berakhir jika pelanggaran terus berlanjut.

Sumber: CNN/BBC/Press TV

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini