Menurut dr. Nadine, perjalanan virus menuju otak biasanya tidak terjadi mendadak, tetapi melalui proses yang berkembang bertahap.
Pada sebagian besar kasus, infeksi berat baru terlihat setelah beberapa hari.
Namun, ia juga menegaskan bahwa perjalanan penyakit pada setiap anak berbeda.
Ada kasus yang memburuk lebih cepat karena faktor individu, daya tahan tubuh, atau infeksi penyerta lainnya.
Pada umumnya, infeksi influenza yang berkembang menjadi komplikasi berat membutuhkan waktu lebih dari lima hari.
Tetapi pada kasus tertentu, kondisi memburuk lebih cepat, sehingga pemeriksaan medis tetap wajib dilakukan bila ada tanda tidak biasa seperti napas cepat, sesak, atau anak tampak sangat lemah.
Karenanya, dr. Nadine memberikan panduan praktis untuk orang tua dalam memantau kondisi anak saat flu:
1. Demam lebih dari tiga hari, langsung periksa
2. Sesak napas, napas cepat, atau terlihat “terengah”, harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan
3. Bila anak mengalami kejang, pemeriksaan tidak boleh ditunda
4. Jika dalam 5 hari batuk pilek tidak membaik atau justru memburuk, segera konsultasikan
Ia menambahkan bahwa sebagian anak masih dapat dipantau di rumah bila gejalanya ringan, kondisi umum baik, makan dan minum cukup, serta tidak ada tanda kegawatan.
“Kalau anaknya baik-baik aja, gak apa-apa, kasih vitamin, (pantau) sampai 5 hari,” jelasnya.
(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)
Baca tanpa iklan