News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2024

Reforma Agraria akan Jadi Fokus Gibran Rakabuming dalam Debat Cawapres

Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Muhammad Zulfikar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko saat ditemui di Perpusnas RI, Kamis (18/1/2024).

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko menegaskan, persoalan reforma agraria akan menjadi fokus Gibran Rakabuming Raka dalam debat cawapres kedua.

Adapun debat cawapres kedua akan digelar pada, Minggu (21/1/2024) dengan tema debat Pembangunan Berkelanjutan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, Energi, Pangan, Agraria Masyarakat Adat dan Desa.

Baca juga: Persiapan Debat, Sandiaga Uno Ungkap Mahfud MD Bakal Yakinkan 25 Persen Suara Pemilih Bimbang

Pembahasan itu dijadikan fokus karena kata Budiman, sejauh ini Gibran Rakabuming hanya bekerja pada permasalahan kota dalam jabatannya sebagai Wali Kota Solo.

"Mas Gibran kan pengalamannya di kota, sehingga mungkin kita akan banyak bicara soal reforma agraria, masyarakat adat dan desa yang memang tidak ada di wilayah kota. Itu kita intens melakukan itu," kata Budiman saat ditemui usai diskusi bersama AIPI bertajuk 'Perubahan Iklim dan Transisi Energi Berkeadilan-Sains, Inovasi dan Arah Kebijakan Pemerintahan Baru, di Perpusnas RI, Kamis (18/1/2024).

Baca juga: TPN Ungkap Transisi Energi Berkeadilan Jadi Topik Utama yang Dibawa Mahfud MD dalam Debat Cawapres

Lebih lanjut kata dia, dalam debat besok terdapat tema yang dianggap menguntungkan Gibran Rakabuming. Salah satunya yakni soal energi baru terbarukan (EBT).

Kata Budiman, putra sulung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) itu sudah menerapkan konsep tersebut di Solo.

"Kalau soal energi terbarukan, mas Gibran sudah ada praktek-prakteknya di kota Solo. Tapi Masalah adat desa dan reforma agraria, kami banyak melakukan penekanan pendampingan ke arah sana dengan diskusi dengan beliau," beber dia.

Meski begitu, mantan politikus PDI Perjuangan tersebut menyatakan, pihaknya baru akan menyatukan pemikiran dan konsep debat untuk Gibran Rakabuming pada Jumat besok.

Kata dia, pada kesempatan itu, jajaran TKN akan memberikan arahan yang padu untuk penampilan Gibran di atas panggung debat.

"Itu nanti baru kita akan selesai mungkin hari Jumat ya. Tapi tema-tema itu kita cover semua. Tugas cawapres adalah dia menentukan di panggung. Situasinya bagaimana, yang kita sediakan oleh dewan pakar adalah positioning, substansi, sikap posisi capres cawapres kita," tukas dia.

Di sisi lain, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud menegaskan upaya transisi energi berkeadilan akan menjadi fokus dari pasangan capres-cawapres nomor urut 3, dalam menjawab tantangan masa depan bangsa Indonesia dari sektor energi.

Bahkan kata Sekretaris Eksekutif TPN Ganjar-Mahfud, Heru Dewanto, pembahasan terkait dengan transisi energi berkeadilan ini akan menjadi topik utama yang dibawakan Mahfud MD dalam debat cawapres kedua.

Baca juga: Strategi Cak Imin di Debat Cawapres: Serang Gibran soal Etik, Food Estate hingga Siapkan Kejutan

"Kalau di bidang energi ya kita akan menyampaikan transisi energi yang direncanakan pak Mahfud dan mas Ganjar itu adalah transisi energi yang berkeadilan," kata Heru dalam kesempatan yang sama.

Adapun transisi energi berkeadilan yang dimaksud yakni dalam penerapannya nanti, dengan menyertakan peran dari masyarakat secara luas.

Tak hanya itu, para pegiat energi bisa lebih terbuka dalam mengambil andil atau peluang membangun usaha.

Dalam artian tidak hanya segelintir sektor pengusaha saja yang bisa bermain, melainkan juga banyak kalangan.

Karena kata dia, ke depan akan banyak teknologi yang dihasilkan bukan lagi dari batu bara sebagai penghasil listriknya.

"Nah sekarang setelah adanya teknologi-teknologi yang terkait dengan solar panel dan juga wind angin, dengan mega watt atau kilo watt yang lebih kecil itu memungkinkan pemain-pemain yang lebih kecil yang lebih banyak berpartisipasi dalam transisi energi itu yang dimaksud dengan keadilan yang kita harapkan," kata dia.

Dengan begitu, dirinya berkesimpulan kalau transisi energi berkeadilan yang akan diterapkan oleh pasangan Ganjar-Mahfud bukanlah semata untuk membuat apa yang sedang dilakukan banyak negara di dunia.

Melainkan kata dia, ada target perkembangan ekonomi yang dicanangkan oleh pasangan Ganjar-Mahfud dalam program besar tersebut.

"Karena itu lah maka transisi energi di mata pak Ganjar dan pak Mahfud adalah transisi energi yang merupakan bagian dari pembangunan ekonomi jadi bukan semata-mata proyek transisi energi ya, karena seluruh dunia sedang melakukan transisi energi sehingga kita harus melaksanakan transisi energi, tetapi transisi energi adalah bagian dari upaya kita untuk membangun perekonomian," tegas Heru.

Baca juga: Strategi Cak Imin di Debat Cawapres: Serang Gibran soal Etik, Food Estate hingga Siapkan Kejutan

Saat disinggung soal kesiapan Mahfud MD dalam debat cawapres kedua ini, Heru menegaskan bahwa Menko Polhukam RI itu sudah siap.

Kata dia, sejauh ini Mahfud sudah mendengar beragam aspirasi dari masyarakat Indonesia dengan cara mendatangi berbagai daerah.

"Kemudian secara umum tim juga mempersiapkan sejumlah masukan kepada pak Mahfud ya tapi pak Mahfud ya tetap keliling dalam kampanye nya nanti pada saat terakhir kita akan bahas lagi secara lebih detail," tukas dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini