News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Alvaro Bocah Hilang Ditemukan Meninggal

Terungkap! Ayah Tiri Alvaro Ternyata Temperamental, Cemburuan dan Pernah Ancam Menculik Sang Bocah

Penulis: Alfarizy Ajie Fadhillah
Editor: willy Widianto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

IBUNDA ALVARO - Wawancara ibu Alvaro Kiano Nugroho, Arum Indah, di kediamannya, kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2025). (Tribunnews/Alfarizy)

"Berarti dia kayak ngeledek, ya. Dia tahu, tapi dia ikut cari sama kami. Nggak habis pikir," ujarnya.

Kronologi

Polisi mengungkap kronologi soal tewasnya Alvaro Kiano Nugroho (6) yang dibunuh oleh ayah tirinya, Alex Iskandar (49) karena dendam kepada sang ibu yang diduga selingkuh.

Awalnya, Alvaro diculik saat berada di sebuah masjid di kawasan Pesanggrahan pada 6 Maret 2025. 

Kemudian, Alvaro pun menangis ketika dibawa oleh ayah tirinya tersebut. Hal itu lah yang membuat tersangka membekap Alvaro hingga meninggal dunia.

"Untuk hasil dari pemeriksaan kami berdasarkan keterangan dari tersangka, bahwa jenazah itu kejadian pada saat pembunuhan tanggal 6 Maret 2025 di rumah di daerah Tangerang,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ardian Satrio Utomo dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (24/11/2025).

Setelah Alvaro tewas, Alex pun tidak langsung membuang jasad anaknya itu. Jasadnya disimpan di sebuah garasi rumah selama tiga hari dengan ditutupi sebuah mobil.

"Nah, setelah itu tidak langsung dibuang ke Tenjo, 3 hari ditaruh di garasi. Jadi ketutupan, ada posisi mobil, mobil warna silver, itu di belakang garasi selama 3 hari di situ. Dan itu diakui oleh tersangka. Lalu, pada tanggal 9 Maret 2025, jenazah itu dibuang menggunakan mobil ke daerah Tenjo," kata Ardian.

Adapun pemilihan lokasi pembuangan di bantaran kali kawasan Tenjo, Bogor, Jawa Barat lantaran dekat ke rumah kerabat sehingga mengetahui jika daerah tersebut sepi.

Baca juga: Ibu Alvaro Putuskan Berhenti Jadi TKI Usai Tragedi Kematian Anak

Kala itu, Alex ditemani oleh kerabatnya yang juga saksi kunci dalam kasus ini saat membuang plastik yang di dalamnya terdapat jenazah Alvaro.

Alex mengelabui kerabatnya itu dengan menyebut isi plastik tersebut merupakan bangkai anjing. 

"Tapi untuk isinya dia menyatakan bahwa dia tidak tahu dan disampaikan oleh tersangka bahwa isinya bangkai anjing. Mohon maaf. Bangkai anjing, gitu. Tapi dia nggak ngecek lagi,” jelasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini