Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Founder & CEO Pintu, Jeth Soetoyo mengatakan mendukung penuh pendirian Bursa Kripto Nusantara (BKN) yang diharapkan dapat semakin memperkuat daya saing dan penetrasi aset crypto di Indonesia.
"Dari sisi regulasi saat ini Indonesia sedang bertransisi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," katanya.
Kerangka yang digunakan adalah untuk memisahkan peran dari sebuah bursa, kliring, penyimpanan aset, dan pialang agar terdapat akuntabilitas dari berbagai peserta untuk bagian bisnis yang berbeda.
"Tentu dengan lebih jelasnya aturan mengenai industri crypto diharapkan dapat mendorong peningkatan penetrasi investasi crypto di Indonesia serta memberikan keamanan penuh bagi investor dan juga para pelaku di industri,” ujanya dalam keterangan tertulis, Jumat, 25 Agustus 2023,
Jeth mengatakan, industri crypto bergerak menuju Web3 dan decentralized finance (DeF)i namun mengelola kunci dan wallet secara mandiri bukanlah konsep yang mudah bagi banyak orang sehingga DEX maupun CEX bisa berjalan berdampingan.
“Besarnya volume perdagangan DEX & CEX tidak lepas dari tiga faktor, yakni kemudahan investasi, profil risiko di Asia khususnya Indonesia yang menyukai produk keuangan high risk high return dan peran regulator yang ramah bagi ekosistem crypto khususnya di Indonesia," ujarnya di acara diskusi Clash of the Titans: Decentralized vs Centralized Trading di ajang Coinfest Asia di Bali.
Beberapa waktu lalu, pemerintah yaitu Kementerian Perdagangan resmi meluncurkan bursa kripto melalui keputusan Kepala Bappebti Nomor 01/BAPPEBTI/SP-BBAK/07/2023.
Adapun PT Bursa Komoditi Nusantara atau Commodity Future Exchange (CFX) terpilih menjadi pengelola bursa aset crypto Indonesia.