"Kini kadang suka ada yang pengen masuk daerah baru, cari jalan baru, nanti dari sini lalu ke situ. Nah, itu jujur pasti ada kerusakan yang ditimbulkan," kata Dedi.
Ia juga mengimbuhkan, kegiatan tersebut untuk mencari kesenangan.
"Sebenarnya kegiatan motor begitu kan untuk happy, ya, bukan balapan biasanya. Dulu juga saya waktu jadi bupati suka kegiatan begitu, tapi untuk happy aja," kata Dedi.
Namun, jika kegiatan melibatkan ribuan orang dan tujuannya untuk lomba dan hadiah, maka tujuannya akan berbeda.
"Misal kita berangkat berlima kan beda dengan berangkat ribuan. Happy-nya jadi hilang, yang ada cuma stresnya," pungkas Dedi.
(Tribunnews.com, Renald)(TribunJabar.id, Luthfi Ahmad Mauludin)