Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Perangi Persoalan Plastik, Menkeu Siapkan Kebijakan Fiskal

Menurutnya plastik sudah jadi permasalahan serius dan harus dituntaskan dari hulu sampai ke hilir.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Perangi Persoalan Plastik, Menkeu Siapkan Kebijakan Fiskal
Ria Anatasia
Menteri Keuangan Sri Mulyani usai menghadiri acara DBS Asian Insights Conference di Grand Ballroom Hotel Mulia Senayan, Kamis (31/1/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan, Sri Mulyani mendukung langkah memerangi sampah plastik yang berdampak pada lingkungan alam serta ekonomi.

Menurutnya plastik sudah jadi permasalahan serius dan harus dituntaskan dari hulu sampai ke hilir.

“Kami lihat instansi pemerintah daerah utuk inisiatif mereka. Yang penting tujuannya masalah plastik serius di Indonesia dari sisi ekonomi sosial dan environment,” jelas Menkeu di Jakarta, Rabu (6/3/2019).

“Kami akan lihat sisi fiskal, bagaimana itu ditopang baik kebijakan pemda yang akan gunakan non-plastik atau renewable,” sambungnya.

Baca: Sri Mulyani Sebut Kemungkinan Penumpang MRT Jakarta 80 Persen Milenial

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel (Aprindo), Roy Mandey sebelumnya mendeklarasikan kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) yang akan efektif diberlakukan di seluruh anggota Aprindo di tanah air per 1 Maret 2019.

Menurutnya ini sebuah langkah kongkret untuk mengubah kebiasaan masyarakat bergantung pada kantong plastik.

"Mengubah budaya masyarakat yang akrab sekali dengan kantong plastik tidak semudah membalikkan telapak tangan, untuk itu kita coba secara perlahan mulai sekarang," terangnya saat deklarasi KPTG di Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Rekomendasi Untuk Anda

Aprindo berharap kebijakan kantong belanja plastik berbayar di ritel modern bisa membuat masyarakat lebih bijak dalam menggunakan kantong plastik, diikuti oleh industri lain.

Aprindo juga meminta dukungan pemerintah sebagai bentuk upaya pengurangan penggunaan kantong belanja plastik sekali pakai di Indonesia.

Menurut dia mengedukasi masyarakat untuk beralih dari plastik ke yang bukan plastik memerlukan waktu juga treatment khusus, seperti halnya penerapan plastikberbayar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas