Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

JNE Pecahkan Rekor MURI Pembagian Liwetan Terbanyak di Perayaan HUT Ke-29

JNE memecahkan Rekor MURI yaitu Rekor Pembagian Liwetan Terbanyak dalam acara bertema “29 Tahun Bersama Indonesia” pada hari ini, Minggu (1/12/2019).

JNE Pecahkan Rekor MURI Pembagian Liwetan Terbanyak di Perayaan HUT Ke-29
Tribunnews.com/Yanuar Riezqi Yovanda
Acara perayaan puncak HUT JNE yang ke-29 lebih istimewa dibanding tahun sebelumnya karena terbuka untuk umum saat Car Free Day (CFD) di Jalan Tomang Raya, dimana kantor pusat JNE berada. JNE memecahkan Rekor MURI yaitu Rekor Pembagian Liwetan Terbanyak dalam acara bertema “29 Tahun Bersama Indonesia” pada, Minggu (1/12/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Acara perayaan puncak HUT JNE yang ke-29 lebih istimewa dibanding tahun sebelumnya karena terbuka untuk umum saat Car Free Day (CFD) di Jalan Tomang Raya, dimana kantor pusat JNE berada.

JNE memecahkan Rekor MURI yaitu Rekor Pembagian Liwetan Terbanyak dalam acara bertema “29 Tahun Bersama Indonesia” pada hari ini, Minggu (1/12/2019).

Acara dimulai pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, menyajikan sepanjang 300 meter lebih liwet untuk dinikmati oleh ribuan orang, mulai dari direksi, karyawan, sampai dengan anak-anak yatim piatu, dan masyarakat umum.

"Kami merasa selama 29 tahun JNE berdiri sering bikin acara, kemeriahan. Namun, kebanyakan yang dibuat tidak pernah diambil di Jalan Tomang Raya, kita ingin kawasan Tomang ramai seperti Thamrin-Sudirman," ujar Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi di Kantor Pusat JNE, Jakarta, Minggu (1/12/2019).

Baca: Gagal Tembus Box Office Indonesia, Film Makmum Pecahkan Rekor MURI Penonton Terbanyak di Malaysia

Baca: Kelola 6.888 Unit ATM Setor Tunai, BCA Diganjar Rekor MURI

Baca: Parade Kendaraan Listrik di Karnaval Jakarta Langit Biru Raih Rekor Muri

Menurutnya, tema dan pemecahan rekor MURI yang digelar di jalanan depan kantor pusat JNE terbuka untuk umum ini memiliki makna dalam.

Feriadi mengatakan, setiap tahun JNE ingin perayaan puncak hari jadinya yang jatuh pada tanggal 26 November menjadi sesuatu yang spesial dan memberikan manfaat bagi karyawan mau pun masyarakat luas.

"JNE ingin selalu cari keberkahan, JNE tidak mencari sesuatu yang mewah. JNE ingin berbagi, kami revitalisasi 29 MCK di Jakarta Barat, JNE juga bagikan 290 tanaman Bougenvil supaya Jakarta jadi asri kembali," kata dia.

Selain liwetan, terdapat 29 booth khusus berisi beragam kuliner yang menyajikan 12 ribu porsi makanan gratis untuk semua yang hadir.

Direktur JNE Chandra Fireta, Presiden Direktur JNE Mohammad Feriadi menyerahkan plakat kepada CEO DANA Vincent Iswara disela-sela konferensi pers kerjasama antara DANA dan JNE di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2019). Kemitraan dengan JNE, menjadikan DANA sebagai perusahaan teknologi mampu secara konsisten menghadirkan pengalaman-pengalaman bertransaksi digital yang kian beragam kepada masyarakat luas. Tribunnews/Jeprima
Direktur JNE Chandra Fireta, Presiden Direktur JNE Mohammad Feriadi menyerahkan plakat kepada CEO DANA Vincent Iswara disela-sela konferensi pers kerjasama antara DANA dan JNE di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2019). Kemitraan dengan JNE, menjadikan DANA sebagai perusahaan teknologi mampu secara konsisten menghadirkan pengalaman-pengalaman bertransaksi digital yang kian beragam kepada masyarakat luas. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Berbagai hiburan seru juga ditampilkan oleh artis terkemuka yakni di panggung utama Jalan Tomang Raya Nomor 9 menampilkan MC kondang Gilang Dirga dan Tatha Yank.

Kemudian, ada penampilan terbaik dari Cita Citata dan terpisah di panggung kedua di JNE Jalan Tomang 45 tampil Arindi Putry dan Jiung.

Acara pun semakin semarak karena JNE juga mengadakan Tomang Parade yang menampilkan beragam kesenian dari berbagai daerah di Indonesia.

Semua yang hadir ikut menikmati pertunjukan beragam kostum dan tarian khas yang diiringi alunan dari alat musik tradisional, seperti Ondel-ondel, Reog Ponorogo, Tabuhan Nusantara khas Papua, dan lainnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas