Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Cardig Aero Services dan Changi Airport Pte. Garap Bandara Baru Komodo

Investasi konsorsium tersebut senilai Rp 1,2 triliun dengan biaya operasional Rp 5,7 triliun selama 5 tahun.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Cardig Aero Services dan Changi Airport Pte. Garap Bandara Baru Komodo
Pos Kupang/Servatinus Mammilianus
Bandara Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  PT Cardig Aero Services (CAS) dan Changi Airport International Pte, Ltd berdampingan terpilih sebagai konsorsium pemenang proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk Bandara Komodo - Labuan Bajo.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, investasi konsorsium tersebut senilai Rp 1,2 triliun dengan biaya operasional Rp 5,7 triliun selama 5 tahun.

"Tugas investor merancang, membangun, membiayai lalu mengoperasikan dan lakukan maintenance. Berlaku 25 tahun dan setelahnya aset diserahkan ke pemerintah," ujarnya di Gedung Kementerian Keuangan, Kamis (26/12/2019).

Baca: Tahun Baru, Konsumsi Avtur di Bandara Komodo NTT Turun 10 Persen

Melalui pengembangan ini, Budi berharap penumpang dapat meningkat pesat jadi 4 juta, sehingga turis asing lebih banyak lagi dalam 10 tahun.

"Labuan Bajo merupakan satu dari lima Bali baru, kami ditugaskan cari investor internasional paling baik. Kami lakukan kegiatan KPBU untuk dapat badan usaha yang memiliki kompetensi untuk tingkatkan kinerja Bandara Labuan Bajo," katanya.

Sementara, Menteri Keuangan Sri Mulyani menambahkan, KPBU jadi salah satu alternatif pendanaan infrastruktur untuk meningkatkan belanja modal di bidang infrastruktur.

Rekomendasi Untuk Anda

"Juga untuk memperkenalkan kemampuan Indonesia di dalam mempersiapkan kualitas yang baik, sehingga memiliki kepercayaan investor. Itu merupakan suatu kerjasama yang menguntungkan bagi kami di Kementerian Keuangan dalam kerja sama ini tidak memakai APBN," ujarnya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas