Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

BRIsyariah Realisasikan Penyaluran KUR ke UMKM Rp 4,457 Triliun

BRIsyariah telah menyalurkan Rp4,457 triliun Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

BRIsyariah Realisasikan Penyaluran KUR ke UMKM Rp 4,457 Triliun
Sebanyak 62 persen penyaluran KUR BRIsyariah diarahkan ke sektor ekonomi produksi dan 37,7 persen ke sektor ekonomi perdagangan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Bisnis Ritel PT Bank BRIsyariah Tbk Fidri Arnaldy menyampaikan penyaluran target KUR BRIsyariah sudah mendekati 100 persen. 

Menurutnya, BRIsyariah telah menyalurkan Rp4,457 triliun Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Kami optimis target terpenuhi di bulan ini. Penyaluran pembiayaan tersebut tetap dilakukan secara selektif dan disalurkan kepada sektor-sektor yang lebih minim risiko,” ujar Fidri, Senin (14/12/2020)

“Penyaluran KUR merupakan bentuk dukungan BRIsyariah kepada program pemerintah untuk UMKM dan program pemulihan ekonomi nasional. Kami terus mendorong ekonomi agar terus berputar dan berkontribusi dalam pembangunan nasional. Terutama akibat dampak dari pandemi COVID-19 ini,” sambungnya.

Baca juga: BRIsyariah Optimistis Merger Dongkrak Tiga Nilai Tambah

Kuota awal KUR iB BRIsyariah tahun 2020 sebesar Rp3 triliun.

Kemudian pada bulan Juli 2020 diberikan penambahan sebesar Rp1,5 triliun sehingga total kuota mencapai Rp4,5 triliun. Per 27 November 2020 kemarin, BRIsyariah telah menyalurkan Rp4,457 triliun kepada 116.756 nasabah.

Baca juga: BRIsyariah Ubah Struktur Komisaris, Laba Tumbuh 237 Persen

Sebanyak 62 persen penyaluran KUR BRIsyariah diarahkan ke sektor ekonomi produksi dan 37,7 persen ke sektor ekonomi perdagangan.

Pada masa pandemi BRIsyariah menyalurkan pembiayaan kepada sektor-sektor yang lebih minim risiko, seperti pertanian, peternakan, dan alat kesehatan.

Untuk mengakselerasi penyaluran KUR, BRIsyariah memanfaatkan aplikasi Salam Digital yang bisa digunakan nasabah mengajukan pembiayaan tanpa harus datang ke Bank. 

Salam Digital juga terhubung dengan aplikasi i-Kurma yang telah lebih dulu dikembangkan BRIsyariah. I-Kurma memungkinkan tenaga pemasar memproses aplikasi pembiayaan dari gawai mereka.

Ikuti kami di
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas