Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ramadan 2021

Harga-harga Bahan Pangan Mulai Terkerek di Awal Ramadan

Harga daging ayam naik menjadi sekitar Rp 35 ribu per ekor dan harga telur ayam menjadi Rp 24 ribu per kilogram. 

Harga-harga Bahan Pangan Mulai Terkerek di Awal Ramadan
Tribunnews/Jeprima
Pekerja menyiapkan ayam-ayam yang akan dipotong di pusat potong ayam di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (23/5/2020). Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Harga sejumlah komoditi pangan seperti daging ayam dan telur ayam kini terkerek naik sejak menjelang Ramadan.  

Harga daging ayam naik menjadi sekitar Rp 35 ribu per ekor dan harga telur ayam menjadi Rp 24 ribu per kilogram. 

Sejumlah komoditas pangan juga diimpor untuk memenuhi kebutuhan dan stok lokal, yaitu bawang putih, daging sapi dan kerbau, serta gula pasir. 

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi, Senin (12/4/2021) menilai, kenaikan harga bahan pangan yang terjadi masih wajar karena permintaan masyarakat cenderung naik.

Baca juga: Jaga Pasokan Pangan saat Ramadan, Pemerintah Impor Daging Sapi hingga Gula Pasir

"Kami selalu melihat bahwa koefisien varian di bawah 15 persen, bagi kami itu adalah wajar," ujarnya.

"Kenaikan ini satu dua hari jelang puasa, memasuki Ramadan kembali turun dan naik kembali menjelang Lebaran," paparnya. 

Baca juga: Indef: Dominasi China Terhadap Ekonomi Indonesia Cukup Tinggi, Harus Diversifikasi 

Agung menyebut, Kementan telah melakukan pemenuhan pasokan pangan nasional sejak sebulan sebelum Ramadan, seperti beras, jagung, kedelai, aneka cabai, telur ayam, dan lainnya. 

"Semua komoditas sampai Mei 2021 mencukupi, dan secara umum hampir sama dengan tahun lalu," paparnya.

Ada sejumlah komoditas yang perlu impor untuk memenuhi stok, yaitu bawang putih, daging sapi dan kerbau, serta gula pasir. 

"Bawang merah, aneka cabai, telur, gula pasir secara nasional mencukupi, masyarakat tidak perlu khawatir untuk itu (kelangkaan). Namun, ada beberapa komoditas sebagian dipenuhi dari impor seperti bawang putih, kemudian daging sapi- kerbau, dan gula pasir," papar Agung. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas