Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Erick Thohir Sebut, PMN Rp72,4 Triliun Penting Digunakan Untuk Penanganan Pasca Covid

PMN tahun 2022 juga digunakan untuk berbagai penugasan dan sejumlah proyek-proyek yang dapat membantu kegiatan perekonomian

Erick Thohir Sebut, PMN Rp72,4 Triliun Penting Digunakan Untuk Penanganan Pasca Covid
Kementerian BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir 

“Yang namanya pembangunan tol supaya transportasi barang bisa dipercepat itu salah satunya,” ucap Erick.

“Jadi, PMN ini juga banyak juga (untuk program pasca Covid) yang sangat penting,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Dewan Perwakilan Rakyat Komisi VI telah menyetujui PMN yang diajukan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir, sebesar Rp72,449 triliun untuk sejumlah perusahaan pelat merah.

Kepastian tersebut tertuang dalam draft kesimpulan Rapat Kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri BUMN RI, terkait pengambilan keputusan terhadap usulan tambahan penyertaan modal Negara tahun anggaran 2021 dan penyertaan modal Negara tahun anggaran 2022 pada BUMN, Rabu (14/7/2021).

“Komisi VI DPR RI menyetujui Penyertaan Modal Negara Tunai Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp72,449 triliun serta konversi RDI/SLA dan eks BPPN sebesar Rp3,4 triliun menjadi Penyertaan Modal Negara Non Tunai Tahun Anggaran 2022 untuk menjadi usulan dalam RAPBN Tahun Anggaran 2022,” bunyi draft tersebut saat dibacakan Wakil Ketua Komisi VI, Aria Bima.

“Mengenai pembahasan lebih lanjut akan dilakukan pada Masa Sidang setelah Nota Keuangan Tahun Anggaran 2022 disampaikan oleh Presiden RI pada Rapat Paripurna,” sambungnya.

Baca juga: Hobi Jadi Cuan, Kisah Galih Sukses Berbisnis Panganan Khas Jawa Barat Lewat Kylafood

Berikut 12 BUMN yang mendapatkan suntikan PMN sebesar Rp72,44 triliun di 2022 dan detail penggunaannya.

1. PT Hutama Karya, jumlah PMN Rp31,35 triliun untuk penugasan pembangunan jalan tol trans sumatera

2. PT Aviasi Pariwisata Indonesia, jumlah PMN Rp9,31 triliun untuk penguatan permodalan dalam rangka restrukturisasi, pengembangan infrastruktur pariwisata dan infrastruktur aviasi, serta lahan dan penyelesaian proyek Kawasan Ekonomi Khusus.

3. PT PLN, jumlah PMN Rp8,23 triliun untuk membiayai program pendanaan infrastruktur ketenagakerjaan, membangun transmisi gardu induk dan distribusi listrik pedesaan untuk tahun pembangunan 2021-2022

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas