Tribun Bisnis

Rencana IPO GoTo Ditunggu-tunggu Pelaku Bursa, Bakal Jadi Tolok Ukur Perusahaan Teknologi Lainnya

Namun Wijen mengatakan, bila IPO GoTo tidak sukses, maka kemungkinan besar nasib perusahaan-perusahaan teknologi lain yang bakal mejeng

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Rencana IPO GoTo Ditunggu-tunggu Pelaku Bursa, Bakal Jadi Tolok Ukur Perusahaan Teknologi Lainnya
gojek.com
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Para investor sedang menunggu-nunggu initial public offering (IPO) GoTo (Gojek dan Tokopedia).

Bakal melantainya perusahaan teknologi tersebut ke bursa telah menyita banyak perhatian dari pelaku pasar modal dan pelaku usaha perusahaan startup.

Hal tersebut karena GoTo merupakan perusahaan unicorn teknologi terbesar di Indonesia.

Founder B-Trade TC sekaligus CEO PT Kanaka Hita Solvera, Wijen Pontus menilai, IPO GoTo ini akan menjadi tolak ukur keberhasilan bagi perusahaan teknologi yang akan masuk ke pasar modal.

Baca juga: Dirut Indo Premier Sekuritas Bantah Jadi Penjamin Emisi GoTo untuk IPO

“(IPO) GoTo penting banget untuk pasar. Kalau GoTo sukses kemungkinan emiten unicorn lain akan sama,” kata Wijen Pontus di Jakarta, Senin (10/1/2022).

Namun Wijen mengatakan, bila IPO GoTo tidak sukses, maka kemungkinan besar nasib perusahaan-perusahaan teknologi lain yang bakal mejeng di bursa akan kurang diminati oleh investor, khususnya investor ritel.

Dia memaparkan, pelaku pasar terutama investor ritel telah mengalami pengalaman pahit saat melakukan investasi saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) lantaran usai melakukan IPO, saham BUKA malah terus mengalami pelemahan.

Baca juga: Tokopedia Buka Lowongan Kerja untuk 5 Formasi, Ini Kualifikasinya

“Nasib saham BUKA yang terus turun menjadikan investor ritel akan jera untuk masuk pada perusahaan perusahaan sejenis (unicorn),” kata dia.

“Ritel tidak akan seramai IPO BUKA yang saat itu sangat marak. IPO GoTo tetap akan diminati oleh investor institusi terutama asing,” sambungnya.

Baca juga: Cerita Bukalapak Sempat Jadi Incaran Investor, Kini Harganya Melorot Dari Rp 1.060 ke Rp 430

Sebelumnya GoTo dikabarkan bakal listing di dua bursa yakni bursa domestik dan Amerika Serikat (AS). Nilai penggalangan dana dari aksi IPO GoTo bisa mencapai 2 miliar dollar AS. (Elsa Catriana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "IPO GoTo Dinilai Jadi Penentu Nasib Unicorn Lainnya"

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas