Komisi X Dukung Usulan Tambahan Pagu Indikatif Kemenparekraf, Berikut Besarannya
Anggota Komisi X DPR RI Mujib Rohmat menyampaikan dukungan penuh terhadap usulan tambahan pagu indikatif Kemenparekraf.
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Sanusi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI Mujib Rohmat menyampaikan dukungan penuh terhadap usulan tambahan pagu indikatif Kemenparekraf.
Menurut Mujib, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia sejauh ini telah terbukti menjadi ikon andalan dari pengembangan ekonomi di Indonesia.
"Oleh karena itu, menjadi penting untuk terus dilakukan berbagai upaya tambahan pagu indikatif anggaran Kemenparekraf," ujar Mujib dalam keterangannya, Sabtu (11/6/2022).
Baca juga: Sandiaga Uno: Anggaran Kemenparekraf 2023 Turun 17,53 Persen
Sedangkan, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyampaikan Komisi X DPR RI menyetujui usulan pagu indikatif Kemenparekraf/Baparekraf RI pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp 3.316.208.395.000.
Tak hanya itu, Hetifah mengungkapkan Komisi X DPR RI menyetujui usulan tambahan pagu indikatif Kemenparekraf/Baparekraf RI pada RAPBN TA 2023 sebesar Rp 952.096.897.000.
“Komisi X DPR RI akan menyampaikan usulan pagu indikatif Kemenparekraf/Baparekraf RI pada RAPBN TA 2023 dan usulan tambahannya kepada Badan Anggaran DPR RI," tuturnya.
Baca juga: Kemenparekraf Siapkan Trainer Andal untuk Wujudkan Pariwisata Berkualitas
Komisi X DPR RI juga menekankan kepada Kemenparekraf untuk menjadikan pandangan dan masukan Anggota Komisi X DPR RI dalam rangkaian pembahasan pendahuluan pagu indikatif RAPBN TA 2023 sebagai rujukan dalam penyusunan kebijakan.
"Termasuk pogram dan kegiatan Kemenparekraf pada RAPBN TA 2023," tutur Hetifah.
Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Uno saat rapat memaparkan program-program prioritas yang didukung dalam Rencana Kerja Pemerintah adalah pengelolan terpadu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan reformasi pendidikan keterampilan dan transformasi digital.
Adapun dukungan utama kementerian tersebut ialah Major Project Destinasi Super Prioritas (DSP).
"1 juta lapangan kerja hilang karena pandemi. Tahun ini mudah-mudahan kita dalam momentum menciptakan 1,1 juta lapangan kerja baru di sektor pariwisata dan sektor ekonomi kreatif," tuturnya.