Tribun Bisnis

Tahun Politik Akan Dongkrak Keuntungan Industri Makanan dan Minuman

Peserta Pemilu akan membutuhkan suplai mamin untuk menunjang kegiatan kampanye ataupun pertemuan politik yang biasanya menyedot banyak pengunjung.

Editor: Seno Tri Sulistiyono
zoom-in Tahun Politik Akan Dongkrak Keuntungan Industri Makanan dan Minuman
Tribunnews/JEPRIMA
Suasana masyarakat saat berbelanja di supermarket di Jakarta. Industri makanan dan minuman akan mendapatkan keuntungan dari hadirnya tahun politik. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Industri makanan dam minuman (mamin) akan mendulang keuntungan saat pesta demokrasi yakni pemilihan umum (pemilu) berlangsung.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S. Lukman mengatakan, tahun politik akan berdampak positif ke industri mamin, karena pasti ada peningkatan permintaan.

Ia menyebut, para peserta Pemilu akan membutuhkan suplai mamin untuk menunjang kegiatan kampanye ataupun pertemuan politik yang biasanya menyedot banyak pengunjung.

Baca juga: Kenaikan Harga Elpiji Nonsubsidi Jadi Beban Pelaku UMKM Sektor Makanan dan Minuman

Selain itu, dari pihak pemerintah juga akan melakukan belanja mamin untuk mendongkrak konsumsi masyarakat menjelang atau pada saat tahun politik.

Menurut Adhi, jika kondisinya normal atau tidak ada lagi kendala pandemi, maka kinerja penjualan mamin saat tahun Pemilu dapat tumbuh sekitar 7 persen-10%.

Tentu saja target pertumbuhan tersebut tak hanya dipengaruhi oleh faktor Pemilu maupun pandemi.

Masih ada beberapa faktor lainnya yang mempengaruhi kinerja industri mamin, seperti pergerakan harga komoditas bahan baku mamin maupun kondisi ekonomi nasional.

“Kemungkinan ketika masa kampanye dimulai, pada saat itulah tren penjualan mamin mulai meningkat,” terang Adhi yang dikutip dari Kontan, Rabu (21/9/2022).

Dihubungi terpisah, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (Aspadin) Rachmat Hidayat bilang, secara empiris, permintaan produk AMDK mulai terdorong ketika dimulainya masa kampanye politik sampai puncak pesta demokrasi ketika hari pemilihan tiba.

Lantas, para produsen AMDK sudah harus mengantisipasi peningkatan permintaan tersebut jauh-jauh hari.

“Kami harapkan pandemi bisa terus dikendalikan dan perhelatan Pemilu berlangsung kondusif dan aman,” imbuh dia, hari ini.

Rachmat juga menyebut, permintaan produk AMDK setiap bulan bisa tumbuh di atas 10% ketika kondisi normal. Tren seperti ini diharapkan dapat terjadi ketika momentum musim politik tiba.

Baca juga: Dorong Peningkatan Kualitas, Industri Makanan dan Minuman Kolaborasi dengan Petani dan Peternak

Ketika permintaan sudah meningkat, ini menjadi momen yang tepat bagi para produsen AMDK untuk berlomba-lomba dan bersaing secara sehat untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Di sisi lain, tantangan yang masih bisa dihadapi pelaku usaha AMDK ketika tahun politik biasanya terkait masalah logistik dan perubahan kebijakan atau regulasi dari pemerintah. “Kami harapkan situasinya akan tetap kondusif," katanya. (Dimas Andi/Kontan).

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas