Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

PDP Mengamuk di Ruang Isolasi Pakai Bahasa Madura, Diduga Terjadi di Rumah Sakit Ini

Saat si pasien itu berhasil membuka pintu tersebut, ia sembari mengucapkan kata-kata berbahasa Madura.

PDP Mengamuk di Ruang Isolasi Pakai Bahasa Madura, Diduga Terjadi di Rumah Sakit Ini
tangkap layar
Video PDP COVID-19 Ngamuk Diduga di RSUD Pamekasan Viral di WhastApp (WA), Ini Fakta Sebenarnya 

Namun berdasar informasi yang pihaknya dapat dari sesama tenaga medis Penanggulangan Covid-19, video PDP mengamuk itu diduga terjadi di salah satu rumah sakit di Kabupaten Probolinggo.

"Videonya itu memang benar PDP mengamuk, tapi bukan di Pamekasan.

Kalau ada yang bilang di ruang isolasi RSUD sini, itu hoax," kata Syaiful Hidayat kepada SURYA.co.id.

Selain itu, Syaiful Hidayat menjelaskan, di ruang isolasi RSUD Pamekasan warna cat ruangannya tidak seperti yang terekam di video viral tersebut.

Melainkan cat dindingnya, kata dia berwarna hijau dan kuning.

Sedangkan di video viral tersebut berwarna putih.

"Pasien yang di dalam video itu kan orangnya berbahasa Madura, mungkin nyangkanya di sini, padahal tidak," ujarnya.

"Orang Madura itu kan ada di mana-mana dan di Probolinggo itu juga sebagian masyarakatnya berbahasa Madura. Jadi kami pastikan video itu bukan di sini," tutupnya.

Pasien COVID-19 kabur dari rumah sakit

Kasus serupa lebih mengerikan terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas