Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Meninggal 3 Hari setelah Digigit Nyamuk, Pramugari Ini Alami Kegagalan Organ dan Pendarahan Dalam

Meninggal 3 hari setelah digigit nyamuk, pramugari ini alami kegagalan organ tubuh dan pendarahan dalam.

Meninggal 3 Hari setelah Digigit Nyamuk, Pramugari Ini Alami Kegagalan Organ dan Pendarahan Dalam
Oriental Daily
Seorang pramugari meninggal dunia 3 hari setelah menderita demam berdarah akibat digigit nyamuk. Ia sempat mengalami demam tinggi dan sakit kepala yang hebat. 

Ada sekitar 110 triliun nyamuk yang berterbangan di dunia saat ini.

Nyamuk yang paling berbahaya yaitu "si kembar beracun" yaitu maralia dan demam kuning.

Akan tetapi, nyamuk juga menyalurkan virus mematikan lainnya, yaitu demam berdarah, Wes Nile dan Zika serta cacing dan parasit.

Nyamuk Pembawa Virus Mematikan Ditemukan di Florida, Otak Penderitanya Bisa Membengkak

Dinas kesehatan Florida Amerika Serikat memberi peringatan pada publik akan bahayanya nyamuk pembawa virus mematikan yang disebut Eastern Equine Encephalitis (EEE).

Seperti yang diberitakan KMOV4 (29/7/2019), beberapa ekor ayam "sentinel" dinyatakan positif EEE.

Virus tersebut dapat menyebar ke manusia melalui nyamuk yang terinfeksi.

Virus dapat menyebabkan infeksi dan pembengkakan otak, ungkap Departemen Kesehatan Florida di Orange County.

Baca: 10 Macam Wewangian ini Ampuh untuk Mengusir Nyamuk

Baca: Berwisata Sambil Menimba Ilmu di Museum Nyamuk, Pangandaran

Ayam sentinel merupakan ayam atau unggas yang diuji secara reguler apakah mereka terjangkit virus West Nile atau EEE.

Nyamuk
Nyamuk (Mikadago/ Pixabay.com)

Darah ayam tersebut dapat menunjukkan adanya penyakit.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas