Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

SBY Angkat Bicara Soal Potensi Perang Iran dan Amerika Serikat

Ketegangan yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat ditanggapi oleh Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in SBY Angkat Bicara Soal Potensi Perang Iran dan Amerika Serikat
Tangkap Layar YouTube KompasTV
Kata SBY Soal Iran dan Amerika Serikat 

SBY mengungkapkan penyebab terjadinya perang antarnegara memiliki banyak sebab.

Dalam unggahan Facebook itu, SBY juga mengungkapkan sebab-sebab terjadinya perang dunia pertama dan kedua.

"Perang Dunia ke-1, yang menyebabkan korban jiwa 40 juta orang, disebabkan oleh terbunuhnya Pangeran Franz Ferdinand dari Austria-Hongaria di Sarajevo pada bulan Juni 1914," tulisnya.

"Perang Dunia ke-2 yang terjadi di mandala Pasifik dipicu oleh serangan 'pendadakan' angkatan udara Jepang terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Pearl Harbour, 7 Desember 1941," ungkapnya.

SBY mengungkapkan, jumlah korban pada Perang Dunia II di wilayah Eropa dan Pasifik berjumlah 70-85 juta jiwa.

Para ahli sejarah mengatakan, lanjut SBY, aksi Jepang menyerang Amerika Serikat merupakan sebuah kesalahan.

SBY menambahkan, Jepang diibaratkan sebagai membangunkan macan tidur.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kesalahan itu sebuah 'strategic miscalculation' yang dilakukan oleh para politisi dan jenderal-jenderal militer Jepang," ujar SBY.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan paparan saat Refleksi Pergantian Tahun Partai Demokrat di Jakarta, Rabu (11/12/2019) malam. Dalam Pidatonya, SBY menegaskan Partai Demokrat akan mendukung kerja pemerintah meskipun partainya ada di luar pemerintahan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan paparan saat Refleksi Pergantian Tahun Partai Demokrat di Jakarta, Rabu (11/12/2019) malam. Dalam Pidatonya, SBY menegaskan Partai Demokrat akan mendukung kerja pemerintah meskipun partainya ada di luar pemerintahan. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Serangan Rudal Iran 

Sementara itu, pada Rabu (8/1/2020) Iran telah melakukan serangan rudal balistik ke Amerika Serikat.

Rudal balistik itu menyasar dua pangkalan udara Amerika Serkat di Irak.

Serangan ini merupakan balasan atas pembunuhan yang dilakukan AS terhadap Jenderal Qassem Soleimani.

Dilaporkan, puluhan rudal yang diluncurkan Iran menghantam dua pangkalan udara di Irbil dan Al Asad, tepatnya di sebelah barat Baghdad.

Hingga saat ini masih belum jelas apakah ada korban dalam serangan tersebut.

Mulanya Washington memilih bungkam atas serangan tersebut.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas