Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Aturan Baru Pengguna Jalan di Singapura: Hukuman Bagi Pengendara Main HP hingga Anak di Bawah Umur

Sepert halnya pemakaian skuter elekterik (e-skuter) hingga larangan mengakses perangkat seluler saat berkendara.

Aturan Baru Pengguna Jalan di Singapura: Hukuman Bagi Pengendara Main HP hingga Anak di Bawah Umur
LTA on Facebook/mothership.sg
ILUSTRASI e-skuter di Singapura 

3. Di bawah 16 tahun dipenjara?

Di bawah bagian 37 dari Undang-Undang Anak-anak dan Remaja, seorang anak (didefinisikan sebagai seseorang di bawah usia 14) tidak dapat dijatuhi hukuman penjara.

Bagian yang sama menyatakan bahwa seorang anak muda (seseorang yang berusia lebih dari 14 tahun, tetapi di bawah 16 tahun) tidak dapat dipenjara.

"Kecuali pengadilan menyatakan bahwa ia memiliki karakter yang sangat nakal sehingga ia tidak dapat ditahan di tempat penahanan atau pusat rehabilitasi remaja."

4. Main Perangkat Seluler saat Berkendara

Mulai 1 Agustus, akan menjadi pelanggaran bagi pengendara untuk memegang perangkat komunikasi seluler (seperti ponsel atau tablet) di tangan mereka, dan mengoperasikan salah satu fungsinya saat berkendara.

Ini berlaku untuk pengguna semua kendaraan yang diatur oleh Active Mobility Act, yang mencakup PMD, PAB, dan sepeda, serta Bantuan Mobilitas Pribadi (PMA).

Tentunya aturan juga  untuk mengatasi masalah keamanan terkait dengan berkendara yang terganggu, kata LTA.

Namun demikian, menggunakan perangkat yang dapat dikenakan seperti jam tangan pintar diperbolehkan, asalkan dikenakan dengan cara yang dimaksud.

Selain itu, perangkat yang dipasang dapat digunakan.

Halaman
1234
Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas