Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dikritik karena Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid, Presiden Erdogan Tepis Semua Kecaman Internasional

Presiden Erdogan tepis semua kecaman internasional soal pengubahan Hagia Sophia menjadi masjid, singgung soal kedaulatan

Dikritik karena Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid, Presiden Erdogan Tepis Semua Kecaman Internasional
Ozan KOSE / AFP
Foto udara ini diambil pada 28 Juni 2020 di Istanbul menunjukkan museum Hagia Sophia di Istanbul. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menolak kecaman internasional atas keputusannya pengubahan status Hagia Sophia dari museum menjadi masjid. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menolak kecaman internasional atas keputusan pengubahan status Hagia Sophia dari museum menjadi masjid.

Erdogan mengatakan hal itu sepenuhnya merupakan hak kedaulatan Turki, seperti diberitakan Al Jazeera, Minggu (12/7/2020).

"Mereka yang tidak mengambil langkah melawan Islamofobia di negara mereka sendiri ... (justru) menyerang keinginan Turki untuk menggunakan hak-hak kedaulatannya," kata Erdogan dalam sebuah konferensi virtual, Sabtu (11/7/2020).

Menilik sejarah, Hagia Sophia dibangun 1.500 tahun yang lalu sebagai katedral Kristen Ortodoks.

Bangunan ini diubah menjadi masjid setelah Ottoman menaklukkan Konstantinopel (sekarang Istanbul) pada tahun 1453.

Selanjutnya, pemerintah sekuler Turki memutuskan untuk menjadikannya museum pada tahun 1934.

Baca: Resmi Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid, Berbagai Pihak Sesalkan Langkah Presiden Erdogan

Baca: Cucu Nelson Mandela Puji Langkah Turki Dukung Perjuangan Palestina

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara selama konferensi pers setelah Pertemuan Kabinet di Kompleks Presiden di Ankara pada 29 Juni 2020.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara selama konferensi pers setelah Pertemuan Kabinet di Kompleks Presiden di Ankara pada 29 Juni 2020. (Adem ALTAN / AFP)

Setelah melalui perdebatan panjang, Erdogan secara resmi mengubah bangunan kembali menjadi masjid pada hari Jumat (10/7/2020).

BACA SELENGKAPNYA --->

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: haerahr
Sumber: TribunnewsWiki
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas