Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

UPDATE Kasus Tewasnya Balita Jung In yang Curi Perhatian Jimin BTS, Ibu Angkat Tak Merasa Bersalah

Update kasus tewasnya Jung In yang mencuri perhatian Jimin BTS, Jang selaku ibu angkat mengaku tak bersalah.

UPDATE Kasus Tewasnya Balita Jung In yang Curi Perhatian Jimin BTS, Ibu Angkat Tak Merasa Bersalah
via Koreaboo
Update kasus tewasnya Jung In yang mencuri perhatian Jimin BTS, Jang selaku ibu angkat mengaku tak bersalah. 

Balita 16 bulan ini, menurut Jang dan Ahn, akan bermain dan tidur sendiri jika sudah merasa lelah.

"Mereka meninggalkannya di kamar sendirian dan menemui kami. Jadi aku bertanya pada mereka, 'Apa yang kamu lakukan? Bisa saja Jung In terluka'."

"Mereka mengatakan Jung In sudah bisa bermain sendiri. Mereka mengklaim Jung In akan tertidur jika merasa lelah," tuturnya.

Meski saat ini Jang masih berupaya mencari pembelaan dan merasa bersalah, Ahn selaku ayah angkat sudah mengakui semua perbuatannya.

"Ayah angkat (Ahn) mengakui perbuatannya yang telah melakukan kekerasan dan penyiksaan," ujar kuasa hukum.

Baca juga: Delegasi Korea Selatan Bertolak ke Iran untuk Lepasan Kapal Tanker yang Disita

Baca juga: Meski Klaim Nol Kasus Covid-19, Korea Utara Minta Dikirimkan Vaksin 

Perut Jung In penuh luka memar. Dokter mengungkapkan organ dalam Jung In mengalami kerusakan akibat benturan keras.
Perut Jung In penuh luka memar. Dokter mengungkapkan organ dalam Jung In mengalami kerusakan akibat benturan keras. (via Koreaboo)

Pernyataan Jang yang dinilai terlalu beralasan membuat publik marah.

Banyak yang menyebut Jang adalah psikopat.

Bahkan, tak sedikit juga yang meminta Jang dihukum mati.

3 Kali Laporan Masuk, tapi Tak Diselidiki Lebih Dalam

Diketahui, kasus kekerasan yang dialami Jung In terungkap setelah guru di tempat penitipan anak merasa curiga pada kondisi tubuh balita 16 bulan ini.

Jung In saat berada di penitipan anak, satu hari sebelum kematiannya. Ia terus meminta guru untuk memeluknya.
Jung In saat berada di penitipan anak, satu hari sebelum kematiannya. Ia terus meminta guru untuk memeluknya. (via Koreaboo)
Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas