Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mantan Direktur CDC Percaya Covid-19 Berasal dari Lab Wuhan: Sains yang Akan Mengungkapnya

Robert Redfield, mantan direktur CDC mengatakan bahwa ia yakin virus corona "lolos" dari laboratorium di Wuhan, China.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Mantan Direktur CDC Percaya Covid-19 Berasal dari Lab Wuhan: Sains yang Akan Mengungkapnya
NY Post
Robert Redfield, mantan direktur CDC mengatakan bahwa ia yakin virus corona "lolos" dari laboratorium di Wuhan, China. 

Baca juga: Tim WHO yang Selidiki Covid-19 di Wuhan Sebut Sudah Temukan Bukti Bagaimana Awal Pandemi Terjadi

Anggota tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyelidiki asal-usul virus corona Covid-19, mengenakan alat pelindung terlihat selama kunjungan mereka ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Hewan Hubei di Wuhan, Provinsi Hubei tengah China pada 2 Februari 2021 .
Anggota tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyelidiki asal-usul virus corona Covid-19, mengenakan alat pelindung terlihat selama kunjungan mereka ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Hewan Hubei di Wuhan, Provinsi Hubei tengah China pada 2 Februari 2021 . (Hector RETAMAL / AFP)

Para ilmuwan, yang telah menghabiskan empat minggu terakhir di Wuhan, China, menolak dugaan awal bahwa pasar basah adalah sumber wabah.

Mereka juga tidak mengatakan virus itu berasal dari laboratorium Institut Virologi Wuhan.

Mereka mengatakan tidak ada bukti bahwa Covid-19 sudah ada di Wuhan, sebelum Desember 2019, ketika kasus pertama dikonfirmasi.

Hal itu berarti virus bisa berasal dari tempat lain, kata para ilmuwan dalam konferensi pers Selasa (9/2/2021) pagi.

Kepala tim yang dipimpin WHO mengatakan penyelidikannya telah mengungkap informasi baru.

Tetapi informasi itu tidak secara dramatis mengubah gambaran wabah tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Dr Peter Ben Embarek, pakar virus WHO, mengatakan ada bukti virus itu telah beredar lebih luas di luar pasar pada Desember 2019.

Peter Ben Embarek berbicara selama konferensi pers untuk mengakhiri kunjungan tim ahli internasional dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di kota Wuhan, di provinsi Hubei China pada 9 Februari 2021.
Peter Ben Embarek berbicara selama konferensi pers untuk mengakhiri kunjungan tim ahli internasional dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di kota Wuhan, di provinsi Hubei China pada 9 Februari 2021. (Hector RETAMAL / AFP)

Embarek mengatakan, "Kami tidak menemukan bukti ada wabah besar sebelum Desember 2019 di Wuhan atau di tempat lain."

Ia mengatakan pekerjaan untuk mengidentifikasi asal-usul wabah virus corona menunjuk ke reservoir alami kelelawar.

Tetapi kecil kemungkinannya kelelawar itu berada di Wuhan.

Virus Sars-CoV-2, yang menyebabkan Covid-19, "mungkin berasal dari penularan zoonosis", tim menyimpulkan.

Penyakit zoonosis disebabkan oleh patogen yang berpindah dari hewan ke manusia.

Tetapi "tuan rumah reservoir" masih harus diidentifikasi, kata para ahli dalam konferensi pers.

Virus yang menyebabkan Covid-19 bisa jadi telah beredar di wilayah lain sebelum diidentifikasi pada akhir 2019, ujar seorang ahli top di otoritas kesehatan China.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas