Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Naftali Bennett, Perdana Menteri Baru Israel yang Berhasil Akhiri Jabatan 12 Tahun Netanyahu

SOSOK dan perjalanan politik Naftali Bennett, Perdana Menteri Baru Israel yang akhiri masa jabatan 12 tahun Benjamin Netanyahu

Naftali Bennett, Perdana Menteri Baru Israel yang Berhasil Akhiri Jabatan 12 Tahun Netanyahu
Twitter @omarsuleiman504
Naftali Bennett. SOSOK dan perjalanan politik Naftali Bennett, Perdana Menteri Baru Israel yang akhiri masa jabatan 12 tahun Benjamin Netanyahu 

Bennett menentang kemerdekaan Palestina dan sangat mendukung pemukiman Yahudi di Tepi Barat dan Yerusalem timur.

Hal itu dilihat oleh Palestina dan sebagian besar masyarakat internasional sebagai hambatan utama bagi perdamaian.

Bennett dengan keras mengkritik Netanyahu yang setuju untuk memperlambat pembangunan pemukiman di bawah tekanan dari Presiden Barack Obama.

Saat itu Obama mencoba menghidupkan kembali proses perdamaian di awal masa jabatan pertamanya, tetapi gagal.

Bennett sempat menjabat sebagai kepala dewan pemukim Tepi Barat, Yesha, sebelum memasuki Knesset pada 2013.

Ia kemudian menjabat sebagai menteri kabinet urusan diaspora, pendidikan dan pertahanan di berbagai pemerintahan yang dipimpin Netanyahu.

"Dia adalah pemimpin sayap kanan, garis keras keamanan, tetapi pada saat yang sama sangat pragmatis," kata Yohanan Plesner, kepala Institut Demokrasi Israel, yang telah mengenal Bennett selama beberapa dekade dan bertugas bersamanya di militer.

Plesner mengharapkan Bennett untuk terlibat dengan faksi lain untuk menemukan "penyebut yang sama" saat ia mencari dukungan dan legitimasi sebagai pemimpin nasional.

Persaingan dengan Netanyahu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pernyataan politik di Knesset, Parlemen Israel, di Yerusalem, pada 30 Mei 2021. Kelompok garis keras nasionalis Naftali Bennett mengatakan hari ini dia akan bergabung dengan koalisi pemerintahan yang dapat mengakhiri pemerintahan pemimpin terlama di negara itu. , Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pernyataan politik di Knesset, Parlemen Israel, di Yerusalem, pada 30 Mei 2021. Kelompok garis keras nasionalis Naftali Bennett mengatakan hari ini dia akan bergabung dengan koalisi pemerintahan yang dapat mengakhiri pemerintahan pemimpin terlama di negara itu. , Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. (YONATAN SINDEL / POOL / AFP)

Ayah empat anak berusia 49 tahun itu memiliki pendekatan hawkish yang sama dengan Netanyahu terhadap konflik Timur Tengah.

Halaman
1234
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas