Tribun

Jaring Laba-laba Raksasa Muncul di Pedesaan di Australia Pasca Banjir Besar

Warga di Victoria Timur dikejutkan penemuan jaring laba-laba raksasa di sebuah padang rumput di pinggir jalan.

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Garudea Prabawati
Jaring Laba-laba Raksasa Muncul di Pedesaan di Australia Pasca Banjir Besar
Tangkap Layar Video Facebook Carolyn Crossley via The Guardian
Warga di Victoria Timur dikejutkan penemuan jaring laba-laba raksasa di sebuah padang rumput di pinggir jalan. 

Jaring-jaring yang tersapu angin itu menempel ke vegetasi lain hingga laba-laba bisa memanjat ke tempat yang aman dari banjir.

Menurut laporan Guardian, saat sejumlah besar laba-laba melakukan hal ini bersamaan, jaringnya akan saling menempel dan menyelimuti permukaan tanah.

Fenomena ini kadang disebut efek gossamer, disebabkan spesies laba-laba yang hidup di tanah dan tidak membangun jaring.

Menurut kurator senior entomologi di Museum Melbourne, Dr Ken Walker, jumlah laba-laba di jaring-jaring ini bisa mencapai jutaan.
Menurut kurator senior entomologi di Museum Melbourne, Dr Ken Walker, jumlah laba-laba di jaring-jaring ini bisa mencapai jutaan. (Facebook Carolyn Crossley via The Guardian)

Laba-laba jenis ini tidak membuat jaring lagi setelah tertiup angin dan jauh dari banjir.

Faktanya, kata Walker, setiap laba-laba hanya mengeluarkan seutas benang.

Artinya setiap jaring itu mewakili satu laba-laba yang berbeda.

"Saya akan mengatakan jutaan laba-laba (di foto online)," katanya.

Laba-laba yang menggelembung di dekat Sale termasuk spesies Ambicodamus berwarna merah dan hitam.

Meskipun gigitannya tidak berbahaya bagi manusia, laba-laba jenis ini bisa menyebabkan iritasi ringan.

"Itu tidak berbahaya sama sekali. Sebagian besar laba-laba ini, taringnya mungkin terlalu pendek untuk menembus kulit manusia," jelas Walker.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas