Tribun

Polisi Jepang Tewas Setelah Mobilnya Tabrak Dinding Rumah Warga

Awalnya, Asisten Polisi Masato Sato sadar, tetapi pada tanggal 24 November kondisinya tiba-tiba berubah dan akhirnya dia meninggal.

Editor: Dewi Agustina
Polisi Jepang Tewas Setelah Mobilnya Tabrak Dinding Rumah Warga
NHK
Markas kepolisian Koshigaya Prefektur Saitama. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebuah mobil polisi mengejar sepeda motor yang mengabaikan lampu lalu lintas di Kota Koshigaya, Prefektur Saitama, Jepang.

Naas mobil polisi itu malah menabrak dinding rumah warga.

Seorang polisi berusia 56 tahun akhirnya meninggal dunia.

"Polisi itu sedang menyelidiki pengendara sepeda motor yang dicurigai melanggar Undang-Undang Lalu Lintas Jalan Raya mengabaikan lampu lalu lintas saat itu," papar sumber Tribunnews.com, Kamis (25/11/2021).

Menurut polisi, seorang petugas polisi mengendarai sebuah mobil polisi menemukan sebuah sepeda motor mengabaikan lampu merah di Higashikoshigaya, Kota Koshigaya pada 19 November 2021 sekitar pukul 23.00.

Markas kepolisian Koshigaya Prefektur Saitama.
Markas kepolisian Koshigaya Prefektur Saitama. (NHK)

Polisi mulai melakukan pengejaran dengan membunyikan sirene.

Setelah sekitar 250 meter, sepeda motor berbelok ke kanan di persimpangan, dan ketika mobil polisi mencoba mengejarnya, tidak dapat berbelok dengan baik dan akhirnya malah menabrak dinding rumah warga di lokasi kejadian.

Tiga petugas polisi berada di mobil polisi, dan di antaranya, Masato Sato (56), asisten polisi dari Kantor Polisi/Divisi Regional Koshigaya, yang duduk dengan sabuk pengaman di kursi belakang, dibawa ke rumah sakit dengan keluhan sakit perut.

Baca juga: Shinsei Bank Cegah Pengambilalihan Manajemen oleh Softbank Jepang

Awalnya, Asisten Polisi Masato Sato sadar, tetapi pada tanggal 24 November kemarin, kondisinya tiba-tiba berubah dan akhirnya dia meninggal.

Diyakini bahwa organ-organ dalam tubuhnya rusak karena kecelakaan itu.

Polisi sedang menyelidiki dugaan pelanggaran UU Lalu Lintas Jalan karena sepeda motor itu kabur begitu saja.

"Saya sangat menyesal bahwa staf meninggal. Kami akan menyelidiki penyebabnya dan mencoba mencegah kasus serupa agar tidak terjadi lagi," ungkap Katsutoshi Shiobara, Wakil Kepala Kantor Polisi Koshigaya.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas