Tribun

Konflik Rusia Vs Ukraina

Pemimpin Donetsk Ukraina Surati Kim Jong Un, Ingin Jalin Kerja Sama dengan Korea Utara

Pemimpin Donetsk Ukraina timur mengirim pesan kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, mengatakan bahwa wilayahnya ingin bekerja sama dengan Pyongyang

Penulis: Rica Agustina
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Pemimpin Donetsk Ukraina Surati Kim Jong Un, Ingin Jalin Kerja Sama dengan Korea Utara
Anatolii Stepanov / AFP
Seorang wanita penduduk setempat membawa barang-barangnya keluar dari sebuah bangunan yang sebagian hancur setelah penembakan di Chasiv Yar, Ukraina timur, pada 10 Juli 2022. - Pemimpin Donetsk Ukraina timur mengirim pesan kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, mengatakan bahwa wilayahnya ingin bekerja sama dengan Pyongyang. 

TRIBUNNEWS.COM - Kepala pasukan proksi Rusia di wilayah Donetsk Ukraina timur telah mengirim pesan kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, AP News melaporkan.

Wilayah yang menyatakan kemerdekaan pada Februari 2022 itu, ingin bekerja sama dengan Korea Utara.

Seruan itu datang ketika ada indikasi Korea Utara sedang meninjau rencana mengirim pekerja untuk proyek restorasi di wilayah tersebut.

Pemimpin separatis Donetsk Denis Pushilin menyatakan harapan bahwa republiknya yang didukung Moskow dan Korea Utara dapat mencapai kerja sama bilateral yang sama-sama menguntungkan sesuai dengan kepentingan rakyat mereka, kata kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, Rabu (17/8/2022).

Kementerian Luar Negeri Donetsk mengatakan duta besarnya untuk Rusia, Olga Makeeva, bertemu dengan duta besar Korea Utara untuk Rusia Sin Hong Chol di Moskow pada 29 Juli untuk membahas kerja sama ekonomi.

Ada potensi besar untuk kerja sama bilateral dalam perdagangan dan bidang migrasi tenaga kerja menyusul pelonggaran kontrol perbatasan pandemi Korea Utara, kata kementerian.

Baca juga: Vladimir Putin: Rusia dan Korea Utara akan Memperluas Hubungan Bilateral

Korea Utara dilaporkan melakukan diskusi serupa dengan Luhansk.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Ned Price bulan lalu mengkritik saran Rusia bahwa pekerja Korea Utara dapat dipekerjakan untuk proyek restorasi di wilayah Ukraina yang diduduki Rusia.

Price mengatakan hal seperti itu akan menjadi penghinaan terhadap kedaulatan Ukraina.

Price mengacu pada komentar Duta Besar Rusia untuk Korea Utara Alexander Matsegora, yang mengatakan kepada kantor berita Tass bahwa pekerja konstruksi Korea Utara berpotensi memberikan "bantuan yang sangat serius" dalam membangun kembali wilayah Donbas.

Lebih lanjut, pesan Pushilin kepada Kim bertepatan dengan peringatan 15 Agustus pembebasan Semenanjung Korea dari pemerintahan kolonial Jepang pada akhir Perang Dunia II.

Dia memberi selamat kepada Kim atas peringatan itu dan bersikeras bahwa orang-orang di wilayah Donbas juga berjuang untuk mendapatkan kembali kebebasan dan keadilan sejarah mereka hari ini seperti yang dilakukan orang-orang Korea 77 tahun yang lalu, kata KCNA.

Laporan itu tidak mengatakan apakah Kim mengirim pesan ke Pushilin sebagai tanggapan.

Korea Utara bulan lalu menjadi salah satu dari sedikit negara di dunia yang mengakui kemerdekaan Donetsk dan Luhansk.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas