Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
BBC

Sean 'Diddy' Combs hadapi lebih dari 100 gugatan baru terkait kekerasan seksual

Musisi rap Sean “Diddy” Combs menghadapi lebih dari 100 gugatan atas penyerangan seksual, pemerkosaan, dan eksploitasi seksual, kata…

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Sean 'Diddy' Combs hadapi lebih dari 100 gugatan baru terkait kekerasan seksual
BBC Indonesia
Sean 'Diddy' Combs hadapi lebih dari 100 gugatan baru terkait kekerasan seksual 

 

Tak lama setelah kejadian itu, perempuan tersebut mengetahui bahwa dia hamil.

Menurut gugatan, perempuan itu memberi tahu Diddy mengenai kehamilannya. Seorang rekan Diddy lantas memaksanya untuk melakukan aborsi. Perempuan itu lantas mengalami keguguran.

Jane Doe juga menuduh bahwa Diddy mengutarakan lelucon ancaman yang membuatnya khawatir akan keselamatannya.

Diddy disebut menyinggung bahwa dia memantau lokasi dan percakapan telepon korban. Selain itu, Diddy melarangnya bekerja agar dia bisa membayar tunjangan sebagai gantinya.

“Tidak ada yang kebal hukum. Ketenaran dan kekayaan tidak melindungi Sean ‘Diddy’ Combs dari tuduhan serius perdagangan dan pelecehan seksual,” kata pengacara dari penggugat, Joseph L Ciaccio dan Marie Napoli dalam sebuah pernyataan kepada BBC.

Cassie: ‘Itu menghancurkan saya’

Jauh sebelum gugatan hukum yang diajukan perempuan tersebut, penyanyi Cassandra Ventura alias Cassie menjadi perempuan pertama yang menggugat Diddy pada November 2023.

Rekomendasi Untuk Anda

Cassie menuduh Diddy melakukan pemerkosaan dan perdagangan seks.

Pada Mei 2024, Cassie untuk pertama kalinya bersuara mengenai video yang beredar dan memperlihatkan bagaimana Diddy menyerangnya.

Kekerasan yang terekam di dalam video itu terjadi pada tahun 2016 dan dirilis oleh CNN pada Mei lalu.

Melalui sebuah pernyataan yang dia unggah di Instagram, Cassie mencurahkan bagaimana kekerasan yang dia alami telah menghancurkannya.

“Kekerasan domestik adalah masalahnya. Itu menghancurkan saya dan membuat saya menjadi sosok yang tidak pernah saya duga sebelumnya. Dengan usaha keras, saya sudah lebih baik saat ini, tetapi saya akan selalu berupaya pulih dari masa lalu saya,” tutur Cassie.

Dia meminta agar semua orang membuka hati dan mempercayai para korban.

“Proses penyembuhan ini tidak akan pernah berakhir, namun dukungan ini sangat berarti bagi saya,” kata dia.

Pengakuan korban-korban lainnya

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 3/4
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas