Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Empat Kebiasaan Sederhana yang Bisa Pengaruhi Tekanan Darah

Ada empat kebiasaan sederhana yang ternyata dapat mempengaruhi tekanan darah alias hipertensi.

Empat Kebiasaan Sederhana yang Bisa Pengaruhi Tekanan Darah
www.drweil.com
10 Tanda Ginjalmu Tidak Sehat, Perhatikan Sebelum Terlambat! 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Ada empat kebiasaan sederhana yang ternyata dapat mempengaruhi tekanan darah tinggi alias hipertensi.

Kebiasaan tersebut menyangkut aktivitas, gaya diet dan kegiatan yang biasa dilakukan sehari-hari, hingga gaya tidur.

Seperti dilansir dari Healthline.com, berdasarkan data yang dibuat oleh American Heart Association kebiasaan pertama aadalah mengonsumi obat-obatan yang bebas dijual di toko-toko.

Obat OTC yang dapat meningkatkan darah tinggi diantaranya obat antiinflamasi pereda nyeri seperti naproxen (Aleve) dan ibuprofen (Advil), hingga obat pereda salit kepala atau acetaminophen (Tylenol).

Obat-obatan yang diresepkan ternyata juga ada yang menyebabkan darah tinggi seperti obat pengontrol kelahiran oral, imunosupresan, obat kanker, dan steroid.

Kebiasaan kedua adalah menimium kopi atau koktail setiap hari, alasannya karena ada kandungan kafein yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Kafein tersebut juga terdapat pada matcha, ekstra teh hijau sehingga perlu diwaspadai juga.

Kebiasaan ketiga adalah bahan makanan dan suplemen, termasuk pada suplemen yang katanya menggunakan bahan-bahan alami atau herbal.

Bahan herbal dan pengobatan rumahan yang memancing tekanan darah diantaranya licorice, serta bahan makanan yang terbuat dari keju, daging, dan kedelai.

Kebiasaan keempat adalah pembacaan tekanan darah yang tidak benar yang biasa dilalukan sendiri di rumah.

Maka disarankan menggunakan alat yang tepat, dan melakukan pemeriksaan dengan mengosongkan kandung kemih terlebih dulu, hindari rokok atau kafein selama 30 menit sebelum pengukuran, dan duduk dengan tenang selama beberapa menit.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas