Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Alasan Profesor Australia Curigai Indonesia Sebenarnya Sudah Kena Virus Corona Tapi Tak Terdeteksi

Alasan Profesor Australia Curigai Indonesia Sebenarnya Sudah Kena Virus Corona Tapi Tak Terdeteksi

Alasan Profesor Australia Curigai Indonesia Sebenarnya Sudah Kena Virus Corona Tapi Tak Terdeteksi
Shutterstock
Di China, kasus positif virus corona belakangan juga terjadi pada Si Kecil. Bagi para ibu, sebaiknya segera lakukan tindakan pencegahan. 

TRIBUNSTYLE.COM -  Benarkah Indonesia sudah terinfeksi virus corona namun tak terdeteksi? Seorang professor dari Australia cemaskan hal tersebut sambil membeberkan alasannya berikut ini ....

Kasus kematian akibat virus corona yang telah menyerang di seluruh dunia, menunjukkan aktivitas barunya.

Dilansir dari Kompas.com, terhitung pada Minggu (16/2/2020) pagi, Provinsi Hubei, China melaporkan 139 kematian baru akibat virus corona.

Beredar kabar hoaks yang menyebut ada pasien positif Virus Corona di RSUP H Adam Malik Medan. Pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik hingga saat ini belum memutuskan untuk melanjutkan perkara video hoaks peredaran virus corona (COVID-19), ke ranah hukum.
Beredar kabar hoaks yang menyebut ada pasien positif Virus Corona di RSUP H Adam Malik Medan. Pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik hingga saat ini belum memutuskan untuk melanjutkan perkara video hoaks peredaran virus corona (COVID-19), ke ranah hukum. (Tribun Medan)

Selain kematian, terdapat juga kasus baru yang telah dikonfirmasi sebanyak 1.843 kasus, dengan 1.548 kasus di Ibu Kota Wuhan. 

Pada Sabtu kemarin, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, WHO mendesak masyarakat internasional untuk membuat tanggapan mereka terhadap virus corona.

 Raffi Ahmad & Nagita Slavina Diperlakukan Seperti Korban Virus Corona di Bandara, Ngelus Dada Aja

 Pasien Karantina Virus Corona Ini Tuliskan Catatan Menyentuh Hati Kepada Para Perawat, Ini Isinya

Li Wenliang, satu dari 3 dokter yang tewas terinfeksi virus corona
Li Wenliang, satu dari 3 dokter yang tewas terinfeksi virus corona (WEIBO, Oriental Daily)

"Ini bukan pekerjaan untuk menteri kesehatan saja.

Itu membutuhkan pendekatan seluruh pemerintah," ujar Tedros dalam pidatonya di Konferensi Keamanan Munich, seperti yang dikutip dari South China Morning Post.

"Pendekatan itu harus koheren dan terkoordinasi, dipandu oleh bukti dan prioritas kesehatan masyarakat," tambahnya.

Tedros kembali memuji China dengan mengatakan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah negara tersebut, sangat menggembirakan.

"China telah membeli waktu dunia. Kami tidak tahu berapa banyak waktu," ujarnya.

HALAMAN SELANJUTNYA =========>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: TribunStyle.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas