Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mengetahui Risiko Tekanan Darah Rendah, Apakah Bisa Mengakibatkan Kematian?

Selama ini yang sering didengar keluhan tekanan darah tinggi atau hipertensi, yang berdampak pada penyakit kronis, di antaranya jantung, stroke.

Mengetahui Risiko Tekanan Darah Rendah, Apakah Bisa Mengakibatkan Kematian?
https://www.freepik.com/
Ilustrasi tekanan darah rendah 

TRIBUNNEWS.COM - Selama ini yang sering didengar adalah keluhan tekanan darah tinggi atau hipertensi, yang berdampak pada penyakit kronis, di antaranya jantung, ginjal, dan stroke.

Jarang sekali kita dengar informasi mengenai risiko yang ditanggung seseorang apabila mengalami tekanan darah rendah.

Tekanan darah rendah adalah kondisi yang ditandai dengan nilai tekanan darah berada di bawah angka 90/60 mmHg.

Angka 90 menunjukkan tingkat tekanan ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh atau biasa disebut tekanan sistolik.

Sedangkan, angka 60 menunjukkan tingkat tekanan saat jantung beristirahat sejenak sebelum kembali memompa lagi atau kerap disebut tekanan diastolik.

Dalam istilah kedokteran, tekanan darah rendah diberi nama hypotention (hipotensi).

Baca: Menjawab Kemungkinan Penderita Stroke Bisa Sembuh dan Hidup Normal

Baca: Peneliti di China Sebut Obat Hipertensi Bisa Lindungi Diri dari Penularan Covid-19

“Hypo” memiliki arti rendah dan “tention” berarti takanan. Jadi, hipotensi ini memang berseberangkan dengan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Pengertian yang paling baik tentang tekanan darah tinggi adalah lebih sebagai suatu keadaan fisiologis daripada sebagai suatu penyakit.

Penyebab tekanan darah rendah Tekanan darah dapat berubah dalam berbagai kesempatan, tergantung kondisi dan aktivititas yang dilakukan masing-masing orang.

Baca: Makanan yang Sebaiknya Dihindari oleh Penderita Hipertensi

Kondisi tersebut wajar terjadi karena tekanan darah dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk pertambahan usia dan keturunan.

Halaman
1234
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas