Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Dokter Sebut Tubuh yang Sehat dan Berotot Belum Tentu Miliki Seksual yang Bugar

Banyak yang beranggapan jika punya tubuh bugar dan berotot, maka biasanya punya aktivitas seksual yang baik. 

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Dokter Sebut Tubuh yang Sehat dan Berotot Belum Tentu Miliki Seksual yang Bugar
WARTA KOTA/YULIANTO
Dokter Binsar Martin Sinaga dalam program talkshow edukasi seksual di dapur studio Wartakotalive.com, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyak yang beranggapan jika punya tubuh bugar dan berotot, maka biasanya punya aktivitas seksual yang baik. 

Padahal belum tentu. Menurut Medical sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga FIAS tubuh yang bugar, belum tentu miliki seksual yang bugar pula. 

"Ada banyak orang bicara begini, badannya bagus, ototnya six pack, belum tentu seksual nya bagus," ungkapnya pada kanal YouTube Tribun Health, Minggu (11/2/2024).

Malah bisa sebaliknya, orang yang tampak selalu menjaga kesehatan, bisa saja alami gangguan seksual

Menurut dr Binsar, ini bisa disebabkan karena olahraga yang terlalu berlebihan. 

Olahraga yang berlebihan membuat suatu reaksi di pembuluh darah oksidasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Akibatnya apa yang terjadi? Pembuluh darah bisa tersumbat. 

Padahal, kesehatan bugar seksual ditentukan oleh seberapa baiknya pembuluh darah

Di dalam penis pria, 100 persen berisikan pembuluh darah

"(Karenanya) untuk membuat kehidupan seks yang bugar itu pertama jangan paksa badan berolahraga terlalu di luar kemampuan. Ada norma yang dipatuhi tubuh," kata dr Binsar lagi. 

Olahraga, kata dr Binsar diizinkan tidak boleh lebih 300 menit dalam seminggu. Lebih dari itu berisiko sebabkan kerusakan pada tubuh. 

Sedangkan untuk yang berusia di atas 45 -50 tahun, dianjurkan tidak berolahraga kompetisi. 

Misalnya seperti bermain badminton atau tenis meja, karena tidak tahu bagaimana kondisi jantung seseorang pada usia itu. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas