Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Didiagnosis Aritmia? Sebaiknya Hindari Minum Kopi

Aritmia adalah gangguan irama jantung. Pada kondisi yang parah (malignant), aritmia bisa menyebabkan kematian secara mendadak. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Didiagnosis Aritmia? Sebaiknya Hindari Minum Kopi
Shutterstock
Ilustrasi aritmia jantung. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Orang yang didiagnosis mengalami aritmia, sebaiknya menghindari konsumsi kopi. 

Hal ini diungkapkan oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dr. Alexandra Gabriella, Sp. J. P, FIHA di Jakarta, Kamis (7/6/2024). 

"Jadi kalau orang-orang yang sudah ada darah tinggi sebaiknya jangan (mengonsumsi kafein). Orang-orang ada aritmia sebagai jangan pakai kafein," ungkapnya, Jumat (7/6/2024). 

Sebagai informasi, aritmia adalah gangguan irama jantung. Pada kondisi yang parah (malignant), aritmia bisa menyebabkan kematian secara mendadak. 

Lebih lanjut dr Gabriella pun menyampaikan alasan kenapa orang dengan Aritmia dilarang mengonsumsi kopi.

Kopi diketahui mengandung kafein. Kafein sendiri menurut medis merupakan agen simpatomimetik. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Artinya dia ditemukan (bisa) memicu saraf simpatik, sehingga memicu tensi tinggi. Memicu detaknya menjadi bertambah, jadi cepat detaknya," imbuhnya. 

Selain kafein, stres juga bisa menjadi faktor risiko terjadinya gangguan irama jantung

Saat seseorang mengalami stres, ada hormon yang diproduksi oleh kelenjar tubuh. 

"Jantung itu terkait sama seluruh tubuh. Jadi kalau ada gangguan hormonal, itu bisa memengaruhi detak jantung," tutupnya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas