Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Idul Adha 2021

Trik Masak Daging Kurban Agar Empuk Tak Boros Gas, Bisa Pakai Bahan Alami, Murah Meriah

Ternyata ada banyak cara mudah untuk bikin daging empuk, hemat karena menggunakan bahan alami seperti menggunakan daun pepaya.

Trik Masak Daging Kurban Agar Empuk Tak Boros Gas, Bisa Pakai Bahan Alami, Murah Meriah
TRIBUNNEWS/Jeprima
Panitia qurban saat mengumpulkan daging yang akan di bagikan kepada warga RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Selasa (20/7/2021). Panitia qurban tahun ini melakukan penyaluran daging qurban Idul Adha 2021 secara door to door atau diantar langsung ke rumah-rumah warga yang berhak menerimanya untuk mencegah terjadinya kerumunan orang saat pengambilan daging. Sebagaimana diketahui, PPKM Darurat di DKI Jakarta telah berjalan selama 18 hari guna mencegah penyebaran virus Covid-19, Panitia berharap kepada warga penerima daging untuk tetap berada dirumah agar tidak menimbulkan klaster baru Covid-19. Tribunnews/Jeprima 

2. Buah nanas

Buah nanas mengandung enzim bromelain yang berfungsi membuat bahan makanan seperti daging menjadi basah dan lunak.

Pertama-tama, potong daging terlebih dahulu dan cuci hingga bersih.

Kemudian, parut buah nanas dan lumurkan secara merata ke seluruh bagian daging.

Diamkan sebentar, lalu rebus daging bersama parutan nanas sampai mendidih.

Setelah itu, daging pun siap diolah.

Yang perlu dicatat, jangan terlalu lama saat memarinasi daging karena nanas memiliki kandungan asam tinggi dan bisa membuat daging hancur.

Manfaat santan kelapa untuk kecantikan dan kesehatan rambut
Manfaat santan kelapa untuk kecantikan dan kesehatan rambut (freepik.com/racool-studio)

3. Santan

Anda cukup merebus daging dengan santan sampai mendidih.

Untuk melunakkan 1 kg daging, gunakan saja sari santan dari 1 buah kelapa.

Bonusnya, santan juga akan membuat rasa daging semakin enak.

4. Potong melintang

Warga berbelanja daging sapi di Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (10/5/2021). Menjelang Idulfitri 1442 H/2021, harga daging sapi di Pasar Kosambi mencapai Rp 140.000 per kilogram atau naik Rp 20.000 dari harga sebelumnya Rp 120.000 per kilogram. Kenaikan harga daging sapi ini akibat permintaan daging sapi dari konsumen menjelang Lebaran meningkat. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)
Warga berbelanja daging sapi di Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (10/5/2021). Menjelang Idulfitri 1442 H/2021, harga daging sapi di Pasar Kosambi mencapai Rp 140.000 per kilogram atau naik Rp 20.000 dari harga sebelumnya Rp 120.000 per kilogram. Kenaikan harga daging sapi ini akibat permintaan daging sapi dari konsumen menjelang Lebaran meningkat. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Bukan hanya menggunakan bahan alami, teknik memotong juga bisa membuat daging mudah empuk.

Potonglah daging secara melintang atau melawan serat.

Cara ini akan membuat serat daging mudah terurai.

Sebaliknya, apabila memotong searah dengan serat, maka daging akan susah empuk meskipun dimasak dalam waktu lama.

5. Pemukul khusus daging

Terakhir adalah menggunakan alat khusus pemukul daging.

Berbentuk seperti martil, alat ini bisa sangat berguna untuk melunakkan daging.

Caranya sangat mudah, yaitu dengan memukul alat tersebut ke permukaan daging yang sudah dipotong.

Akan tetapi, sebaiknya daging tidak dipukul terlalu keras karena bisa menyebabkan teksturnya rusak.

Bahaya Mencuci Daging Mentah

Dilansir dari Food Safety and Inspection Service U.S. Department of Agriculture via Kompas.com, mencuci daging dan ayam sebelum dimasak tidak direkomendasikan.

Hal ini disebabkan karena bakteri pada daging mentah bisa menyebar ke permukaan lain seperti makanan, alat masak, permukaan meja dapur, atau baju Anda.

Penyebaran ini bisa terjadi ketika adanya cipratan air ketika sedang mencuci daging.

Cipratan air ini bisa mencapai jarak 50 sentimeter ke segala arah, loh.

Bahkan sebuah studi menunjukkan bahwa bak cuci yang digunakan untuk mencuci daging dan ayam mentah masih terdapat 14% bakteri walaupun sudah dibersihkan.

Penyebaran seperti ini dinamakan kontaminasi silang.

Kontaminasi akibat mencuci daging bisa menyebabkan diare.

Salah satu kasus keracunan makanan dan diare terbanyak di Inggris disebabkan oleh Campylobacter.

Campylobacter paling banyak ditemukan di daging mentah, terutama daging ayam.

Infeksi akibat Campylobacter bisa menyebabkan sakit perut, diare parah, bahkan muntah.

Gejala ini akan berlangsung dua sampai lima hari.

Artikel ini telah tayang di Grid.id dengan judul, Nggak Butuh Waktu Lama, Begini Cara Membuat Daging Empuk dengan Bahan Alami, Bisa Jadi Ide Masak Saat Idul Adha Nanti!

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas